Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 21:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tidak menggelar konferensi pers (konpers) pemaparan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Maret 2026. 

Informasi resmi justru disampaikan melalui siaran pers yang dirilis Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada Rabu, 30 April 2026. Sebelumnya, agenda konpers APBN yang dijadwalkan pada 29 April 2026 juga batal digelar tanpa penjelasan lebih lanjut.

Dalam siaran pers tersebut, Kemenkeu menyebut bahwa kinerja APBN hingga Triwulan I 2026 tetap menunjukkan ketahanan di tengah dinamika geopolitik global.


"Di tengah dinamika situasi geopolitik global yang penuh tantangan, hingga Triwulan I 2026, kinerja APBN tetap resilien dengan pendapatan yang tumbuh, belanja yang ekspansif, serta defisit dan pembiayaan yang terkendali," tulis Kemenkeu dalam siaran persnya.

Pemerintah juga menegaskan APBN terus berperan sebagai instrumen utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"APBN terus hadir menjaga daya tahan ekonomi nasional, mendukung masyarakat, serta memastikan agenda pembangunan berjalan konsisten," lanjut pernyataan tersebut.

Namun demikian, mengutip laporan APBN Maret 2026, defisit APBN di tiga bulan pertama tahun ini nyaris mencapai 1 persen atau 0,93 persen dari produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp240,1 triliun.

"APBN mencatatkan defisit Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB)," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro dalam keterangannya.

Realisasi pendapatan negara hingga 31 Maret 2026 tercatat mencapai Rp574,9 triliun atau 18,2 persen terhadap pagu APBN. ?Sementara belanja negara telah direalisasikan sebesar Rp815 triliun atau 21,2 persen dari pagu APBN.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya