Berita

Petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara memberikan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang kepada masyarakat untuk menghindari kecelakaan di jalur kereta api. (Foto: Istimewa)

Nusantara

KAI Tertibkan 25 Perlintasan Sebidang di Sumut

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 12:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara menertibkan 25 perlintasan sebidang hingga 29 April 2026 untuk menekan risiko kecelakaan di titik rawan pertemuan rel dan jalan raya, sekaligus menutup celah munculnya perlintasan liar.

Penertiban dilakukan dengan normalisasi lebar jalur di seluruh wilayah operasional. Langkah ini menyasar langsung titik yang selama ini kerap memicu insiden akibat kelalaian pengguna jalan saat melintasi rel.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo mengatakan, perlintasan sebidang menjadi fokus karena tingkat kerawanannya paling tinggi dalam perjalanan kereta api.


“Kami melakukan penertiban secara konsisten sekaligus memastikan tidak muncul perlintasan liar baru di sepanjang jalur kereta api yang dapat membahayakan semua pihak,” ujar Anwar dikutip dari RMOLSumut, Kamis 30 April 2026.

KAI juga menggelar 52 kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, mulai dari edukasi di perlintasan hingga ke sekolah dan ruang publik.

Meski begitu, kata Anwar, upaya tersebut tak akan maksimal tanpa kepatuhan pengguna jalan. Ketentuan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mewajibkan pengendara berhenti saat sinyal berbunyi atau palang pintu mulai tertutup.

“Kesadaran untuk tertib di perlintasan tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga keselamatan penumpang kereta api dan pengguna jalan lainnya,” pungkas Anwar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya