Berita

Kosmetik ilegal yang diamankan personel Lanal Nunukan dan BAIS TNI di Pulau Sebatik pada Sabtu, 25 April 2026. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

RABU, 29 APRIL 2026 | 05:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tim Quick Response Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan bersama tim gabungan yang terdiri dari Satgas Intelijen Pusintelal dan BAIS TNI berhasil menggagalkan upaya penyelundupan kosmetik ilegal asal Tawau, Malaysia. 

Operasi tersebut dilaksanakan di Alur Sungai Lalosalok, Sei Pancang, wilayah Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada Sabtu, 25 April 2026

Dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 28 April 2026, penggagalan bermula ketika petugas menerima informasi intelijen terkait dugaan penyelundupan kosmetik ilegal asal Tawau, Malaysia. 


Personel Lanal Nunukan langsung gelar Operasi Keamanan Laut Terbatas di Perairan Sebatik. Pukul 19.30 WITA, tim mendeteksi speedboat masuk dari Tawau melintasi alur sungai Somel dengan tujuan Pangkalan Tradisional Lalosalok.

Lebih lanjut, tim menghentikan dan memeriksa kapal beserta isi muatan dengan modus bahan pokok untuk kebutuhan makan warga sebatik. 

Namun kecurigaan muncul saat terdapat kardus besar yang dilakban. Dari hasil penggeledahan didapati barang tersebut merupakan kosmetik ilegal.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan ribuan produk kosmetik ilegal yang diduga akan diedarkan secara ilegal di wilayah Indonesia. 

Adapun rincian barang bukti yang diamankan meliputi 98 pcs kosmetik merek Berlian dengan total 392 item, serta 144 kotak kosmetik tanpa merek dengan total 1.440 item. Secara keseluruhan, jumlah barang bukti mencapai 1.832 item kosmetik ilegal.

Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antarinstansi dalam menjaga wilayah perbatasan dari aktivitas ilegal, khususnya penyelundupan barang yang dapat merugikan negara dan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, aparat akan melakukan pendalaman dan pengembangan guna mengungkap jaringan penyelundupan, termasuk mengidentifikasi pemilik barang dan pihak pemesan. 

Sementara itu, seluruh barang bukti telah diserahkan kepada Bea Cukai Kelas II Nunukan untuk proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen TNI AL bersama instansi terkait dalam menjaga kedaulatan wilayah serta memberantas praktik ilegal di kawasan perbatasan, hal tersebut merupakan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya