Berita

Presiden Prabowo Subianto dalam Peringatan May Day 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Peringati May Day 2026, Segara Berkomitmen Sukseskan Asta Cita Prabowo

RABU, 29 APRIL 2026 | 02:14 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Memperingati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026, Sentral Gerakan Buruh Indonesia Raya (Segara) menegaskan bahwa May Day adalah momentum konsolidasi nasional untuk mempercepat terwujudnya buruh Indonesia yang sejahtera, terlindungi, dan bermartabat.

“Sebagai pilar utama penggerak roda ekonomi, buruh berhak atas keadilan dan kepastian hidup. Tanpa buruh yang kuat, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi slogan,” kata Ketum Segara, Rustam Efendi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 28 April 2026. 

Segara memiliki empat tuntutan pada May Day 2026. Di antaranya memperjuangkan upah layak berkeadilan dan penataan sistem alih daya.  


“Segara mendesak pemerintah menetapkan formula upah nasional yang merefleksikan kebutuhan hidup layak riil. Praktik outsourcing yang melanggar norma hukum harus ditertibkan total,” tegasnya.

Kemudian memperjuangkan jaminan sosial semesta tanpa kecuali. Seluruh pekerja, termasuk buruh informal, migran, dan pekerja platform digital, wajib tercakup dalam sistem Jaminan Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Pensiun yang kuat.

Selanjutnya, revolusi keterampilan menghadapi disrupsi teknologi.  

“Segara menuntut revitalisasi Balai Latihan Kerja dan program re-skilling/up-skilling masif yang link and match dengan industri, agar buruh tidak tergilas otomasi dan AI,” ungkapnya. 

Berikutnya, Segara menuntut kebebasan berserikat dan menghentikan kriminalisasi terhadap aktivis buruh.
  
“Aktivis buruh bukan musuh negara. Segara meminta jaminan hukum penuh bagi kebebasan berserikat dan menyampaikan pendapat sesuai UUD 1945,” tegasnya lagi.

Masih kata Rustam, Segara mendukung penuh Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

“Segara memandang Asta Cita, khususnya misi ke-3 'Menciptakan Lapangan Kerja Berkualitas' dan misi ke-4 'Memperkuat Pembangunan SDM' sebagai kompas perjuangan buruh Indonesia hari ini,” jelasnya.

Ia juga memberikan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan 19 juta lapangan kerja berkualitas melalui hilirisasi, industrialisasi, dan penguatan ekonomi kerakyatan.

“Kita juga mendukung pemerintah dalam memberantas kemiskinan struktural dengan memastikan setiap keringat buruh dibayar upah yang memanusiakan, serta mewujudkan hubungan industrial Pancasila melalui dialog tripartit yang setara, adil, dan solutif antara buruh, pengusaha, dan pemerintah,” beber dia.

“Segara akan berdiri di garda terdepan mengawal Asta Cita Presiden Prabowo. Kami siap menjadi mitra kritis dan konstruktif pemerintah. Kesejahteraan buruh tidak boleh berhenti di atas kertas, tapi harus dirasakan di dapur keluarga buruh,” tandas Rustam.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya