Berita

Menteri lingkungan hidup, Jumhur Hidayat (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Jumhur Siap Kerja Keras Wujudkan Target Prabowo 2028 Bebas Sampah

SELASA, 28 APRIL 2026 | 20:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Lingkungan Hidup yang baru dilantik, Jumhur Hidayat, menegaskan komitmennya mewujudkan target besar Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia bebas sampah pada 2028.

Hal itu ia sampaikan usai mendampingi Presiden Prabowo meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa, 28 April 2026. 

“Ya harus di, betul-betul kita kerja keras memastikan penyelesaian sampah itu. Jadi mudah-mudahan dengan begitu kita bisa tahun 2028 mudah-mudahan selesai gitu, urusan yang selama ini berlarut-larut puluhan tahun udah selesai," ujarnya kepada awak media.
 

 
Dari peninjauan tersebut, Jumhur melihat langsung model pengelolaan sampah yang dinilai efektif, terjangkau, dan berpotensi besar diterapkan secara nasional.

Menurut Jumhur, pola pengelolaan sampah seperti di Banyumas akan menjadi pijakan penting dalam merumuskan strategi nasional penanganan sampah, terutama untuk wilayah perkotaan dan kawasan padat penduduk yang selama ini menjadi titik paling krusial.

"Nah ini kan satu contoh baik, contoh baik ini kita akan duplikasi di berbagai daerah, terutama khususnya ya Jawa ini yang paling padat ya. Dan relatif kan harganya terjangkau lah, tadi udah ada angka-angkanya gitu ya," kata dia.

Ia menegaskan, arahan Presiden bukan sekadar menyelesaikan tumpukan sampah, tetapi membangun sistem terpadu dengan memanfaatkan berbagai teknologi, mengedepankan produk lokal, serta menciptakan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja. 

Dalam skema itu, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) disebut menjadi elemen penting karena terbukti mampu mengelola sampah sekaligus memberdayakan warga.

"Jadi kayak gini-ginian dari sisi sampahnya bagus, teknologinya mumpuni, dan menyerap tenaga kerja. Kira-kira arahnya ke sana," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya