Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

SELASA, 28 APRIL 2026 | 09:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan investigasi menyeluruh terkait insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di Bekasi awal pekan ini.  

Instruksi tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk para korban yang dirawat di RSUD Bekasi, Selasa pagi, 28 April 2026.

Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi yang mengakibatkan sedikitnya tujuh orang meninggal dunia dan 81 lainnya mengalami luka-luka.


“Keadaan yang telah terjadi saya ucapkan bela sungkawa atas nama pribadi atas nama pemerintah kita," ungkapnya kepada awak media.

Prabowo menekankan, investigasi segera dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, sembari menyoroti masih banyaknya lintasan kereta api di Indonesia yang belum memiliki pengamanan memadai.  

“Segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana," tegas Prabowo.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang kembali, Prabowo telah setuju membangun flyover dan pembenahan terhadap pos jaga perlintasan kereta di Bekasi dan 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa.

"Jadi saya sudah setujui segera dibangun fly over langsung oleh bantuan presiden kemudian di jawa ada 1800 titik yang juga lintasan seperti ini dari saya kira dari jaman belanda sudah berapa puluh tahun sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu," kata dia.

Untuk merealisasikan agenda besar tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun yang akan difokuskan pada pembangunan fly over maupun pos penjagaan, menyesuaikan kebutuhan tiap wilayah. 

“Kita perhitungkan sekitar hampir 4T ya 4 triliun demi keselamatan dan demi karena kita sangat penting kita sangat perlu kereta api kita harus keluarkan itu sekarang saatnya sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan kita sekarang lakukan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya