Berita

Ilustrasi Kekerasan Anak (Sumber: Freepik)

Kesehatan

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta Terungkap, Ini Tanda yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

SENIN, 27 APRIL 2026 | 17:15 WIB | OLEH: TIFANI

Kasus Kekerasan Anak di Daycare Terungkap, Ini Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Dugaan kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Yogyakarta tengah menjadi sorotan. Kasus ini pertama terungkap melalui laporan kesaksian mantan pengasuh di tempat tersebut ke polisi.

Polisi kemudian menggerebek lokasi daycare pada Jumat (24/4/2026) dan menemukan sejumlah anak dalam kondisi diikat. Dari hasil penyelidikan sementara, 13 orang ditetapkan menjadi tersangka terdiri dari satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan 11 orang pengasuh.


Kasus dugaan kekerasan ini turut mendapat sorotan di berbagai media sosial, sebab menyangkut keselamatan anak di ruang yang seharusnya aman. Peristiwa ini juga memicu kekhawatiran orang tua terhadap keamanan layanan penitipan anak. 

Pemerintah daerah pun mulai melakukan evaluasi terhadap izin operasional dan pengawasan daycare di wilayah terkait.

Tanda Anak Mengalami Kekerasan

1. Ada Luka atau Memar di Badan Anak

Luka atau memar yang muncul tanpa penjelasan jelas bisa menjadi salah satu tanda anak mengalami kekerasan. Orang tua perlu waspada jika tanda tersebut sering muncul di bagian tubuh tertentu, seperti lengan, punggung, atau paha. 

Apalagi jika anak memberikan jawaban yang berubah-ubah saat ditanya penyebabnya. Kondisi ini bisa mengindikasikan adanya perlakuan fisik yang tidak semestinya.

2. Pola Makan dan Tidur Berubah Drastis

Perubahan signifikan pada pola makan dan tidur juga bisa menjadi sinyal adanya tekanan atau trauma pada anak. Anak yang sebelumnya lahap makan bisa tiba-tiba kehilangan nafsu makan, atau sebaliknya. 

Gangguan tidur seperti sering terbangun, mimpi buruk, atau sulit tidur juga patut diperhatikan. Hal ini bisa menjadi respons psikologis terhadap pengalaman yang membuatnya merasa tidak aman.

3. Takut Pergi ke Sekolah atau Daycare

Anak yang tiba-tiba menunjukkan ketakutan berlebihan saat akan pergi ke sekolah atau daycare perlu diwaspadai. Mereka bisa menangis, menolak, atau menunjukkan kecemasan yang tidak biasa.

Dalam beberapa kasus, anak bahkan bisa mengeluh sakit sebagai alasan untuk tidak berangkat. Reaksi ini sering kali muncul karena adanya pengalaman buruk yang ingin dihindari.

4. Mudah Emosional atau Tantrum

Perubahan perilaku seperti menjadi lebih mudah marah, sensitif, atau sering tantrum juga bisa menjadi tanda anak mengalami tekanan emosional. Anak mungkin kesulitan mengekspresikan apa yang dialaminya sehingga meluapkannya melalui emosi. 

Selain itu, anak juga bisa menjadi lebih pendiam atau menarik diri dari lingkungan sosial. Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius karena bisa berdampak pada perkembangan mental anak.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya