Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat, 24 April 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

SABTU, 25 APRIL 2026 | 01:31 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Usulan kenaikan harga Minyakita membuat publik bertanya terkait alasan dan langkah pemerintah dalam mempertimbangkan kebijakan tersebut.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia pun bungkam terkait isu tersebut saat ditemui wartawan di Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat, 24 April 2026. 
 
Saat konferensi pers, Bahlil terburu-buru meninggalkan lokasi tanpa memberi ruang tanya-jawab lebih lanjut.


Padahal, wartawan menunggu klarifikasi terkait rencana penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) Minyakita yang diusulkan pemerintah. Isu ini menjadi sorotan karena berkaitan dengan pasokan crude palm oil (CPO) yang berada dalam lingkup kebijakan sektor energi dan sumber daya mineral.

Namun hingga konferensi pers berakhir, tidak ada penjelasan dari Bahlil terkait hal tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya menyetujui usulan kenaikan harga Minyakita. Sementara Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan HET saat ini dinilai perlu disesuaikan setelah bertahan di Rp15.700 per liter sejak 2024. 

Di lapangan, harga Minyakita bahkan sudah melampaui HET dan mencapai kisaran Rp20.000 hingga Rp22.000 per liter.

Di sisi lain, data menunjukkan pasokan CPO domestik justru dalam kondisi melimpah. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terkait penyebab kenaikan harga minyak goreng, termasuk peran kebijakan di sektor hulu.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya