Berita

Ilustrasi pemain Timnas Iran (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Shoot ID)

Sepak Bola

AS Pastikan Tidak Coret Iran dari Piala Dunia 2026

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 12:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) memastikan tidak akan mencoret Iran dari ajang Piala Dunia FIFA 2026, meskipun konflik yang sedang berlangsung menimbulkan spekulasi soal keikutsertaan negara tersebut.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah meminta Iran untuk tidak datang. Ia juga menjelaskan bahwa kekhawatiran utama bukan pada para pemain, melainkan pihak lain yang mungkin ikut bersama tim.

“Masalah dengan Iran bukan pada atletnya. Masalahnya adalah beberapa orang lain yang ingin ikut bersama mereka,” kata Rubio kepada wartawan, dikutip dari Reuters, Jumat 24 April 2026.


Pernyataan ini muncul setelah utusan khusus AS, Paolo Zampolli, mengusulkan agar Iran digantikan oleh Italia di turnamen tersebut. Ia mengaku telah menyampaikan ide itu kepada Presiden Donald Trump dan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Zampolli beralasan Italia punya sejarah kuat dengan empat gelar juara Piala Dunia, sehingga layak dipertimbangkan.

"Saya menegaskan bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan (Presiden FIFA Gianni) Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia," kata Zampolli.

"Saya warga asli Italia dan akan menjadi mimpi untuk melihat Azzurri di turnamen yang diselenggarakan di AS. Dengan empat gelar, mereka memiliki rekam jejak yang cukup untuk membenarkan keikutsertaan mereka," tambahnya.

Namun secara fakta, Italia gagal lolos kualifikasi untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina di babak play-off.

FIFA belum memberikan komentar resmi terkait usulan tersebut. Namun sebelumnya, Infantino sudah menegaskan bahwa Iran tetap akan tampil.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya