Berita

Pemprov DKI Jakarta membuka peluang pengembangan transit-oriented development (TOD) yang modern dan berkelanjutan bersama Shenzhen Metro Group. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Politik

Transportasi Jakarta

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 05:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menggelar pertemuan bilateral dengan Shenzhen Metro Group di Guangdong, Tiongkok, pada Rabu 22 April 2026. Pertemuan ini membahas peluang pengembangan transit-oriented development (TOD) yang modern dan berkelanjutan untuk mendukung transportasi perkotaan Jakarta.

Pramono menyoroti kesenjangan besar antara kapasitas MRT Jakarta dan Shenzhen Metro. Shenzhen Metro mampu mengangkut hingga 13 juta penumpang per hari dengan jaringan sepanjang sekitar 635 kilometer, sementara MRT Jakarta saat ini baru melayani sekitar 128 ribu penumpang per hari.

"Kami ingin memiliki perbandingan efektivitas MRT di berbagai kota dunia. Shenzhen menjadi rujukan karena efisiensi pelayanan dan operasionalnya," kata Pramono dikutip dari PPID DKI Jakarta, Jumat 24 April 2026.


Kesenjangan itu, menurut Pramono, menjadi urgensi tersendiri mengingat mobilitas keluar-masuk Jakarta mencapai sekitar 4 juta orang per hari. 

Ia menegaskan MRT harus dikembangkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan sekaligus mendukung integrasi kawasan aglomerasi.

Deputy Party Secretary and General Manager Shenzhen Metro Group, Huang Liping, mendukung langkah Jakarta yang memprioritaskan sistem TOD sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan. 

Ia menyebut pengalaman Shenzhen membuktikan bahwa perencanaan metro yang matang tidak hanya menggerakkan manusia, tetapi juga membentuk ekonomi, ruang kota, dan nilai properti. Peta

"Kami mendukung penguatan kemitraan Jakarta dan Shenzhen dalam berbagi praktik terbaik untuk membangun kota yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan," kata Huang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya