Berita

Silahturahmi Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Mamba'ul Ma'arif, Denanyar, Jombang, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam ke tokoh NU Jawa Barat, KH Sofyan Yahya. (Foto: Istimewa)

Politik

Gus Salam Serap Nasihat dari Sesepuh NU Jawa Barat

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 18:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Mamba'ul Ma'arif, Denanyar, Jombang, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam sowan ke tokoh NU Jawa Barat, KH Sofyan Yahya.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari ikhtiar Gus Salam yang tengah maju sebagai kandidat Ketua Umum PBNU dalam muktamar mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, KH Sofyan Yahya yang pernah menjabat Ketua PWNU Jawa Barat, 1999-2006 berpesan tentang kemandirian NU. Amanat serupa juga sering kali disampaikan Kiai sepuh yang meminta NU tidak bergantung dengan pihak eksternal.


Gus Salam menjelaskan kunjungannya ke KH Sofyan Yahya untuk meminta nasihat  dan menyerap pengalaman selama memimpin NU Jawa Barat. Selain itu, Gus Salam juga memohon doa restu atas ikhtiarnya dalam muktamar ke-35. 

“Ajengan Sofyan memberi penegasan bahwa NU adalah benteng akhlak dan moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Dan, harus tetap dijaga sampai kapanpun serta dalam kondisi apapun. Semua dinamika Muktamar mendatang harus dilandasi akhlaq yang baik dan terhindar dari money politik,” kata  Gus Salam, Kamis, 23 April 2026.

Nasihat lainnya disampaikan Pengasuh PP Nurul Huda, Cibojong Cisurupan, Garut, KH M. Nuh Addawami. Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat 2016-2021 ini mendorong pengurus NU harus mampu berperan sahabat sejati Nahdliyin yang ingin berkeluh kesah sekaligus menjadi motivator.

“Jadilah pengurus, bukan pemimpin. Karena didalam NU yang dibutuhkan adalah pengurus yang mengurusi kebutuhan warga, melayani segala keluhan umat,” kata Gus Salam menirukan pesan Ajengan KH M. Nuh Addawami.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya