Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 07:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) kembali menguat setelah sempat melemah selama dua hari terakhir. 

Sentimen positif ini muncul setelah Presiden Donald Trump memutuskan untuk memperpanjang gencatan senjata, yang memberi sedikit ketenangan bagi pelaku pasar.

Dikutip dari Reuters, Kamis 23 April 2026, pada penutupan perdagangan Rabu, tiga indeks utama di Wall Street tercatat menguat. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 340,65 poin atau 0,69 persen ke level 49.490,03. 


Sementara S&P 500 menguat 73,89 poin atau 1,05 persen menjadi 7.137,90, dan Nasdaq Composite melonjak 397,60 poin atau 1,64 persen ke 24.657,57.

Sejak awal perdagangan, pasar memang sudah menunjukkan tanda-tanda penguatan. Ketiga indeks utama tersebut bergerak naik seiring meningkatnya optimisme investor. Meredanya ketegangan geopolitik, meskipun belum sepenuhnya selesai, memberikan ruang bagi pasar untuk bernapas. Ditambah lagi, laporan kinerja perusahaan yang kuat turut memperkuat sentimen positif.

Dari sisi fundamental, sejumlah perusahaan besar mencatatkan hasil yang melampaui ekspektasi analis. Hal ini menjadi sinyal bahwa kondisi ekonomi AS masih cukup solid. Beberapa saham yang mencatat kenaikan signifikan antara lain Boeing, Boston Scientific, dan Philip Morris, yang terdorong oleh laporan keuangan yang kuat.

Meski begitu, di balik penguatan ini masih tersimpan risiko. Perpanjangan gencatan senjata dengan Iran memang membantu meredakan ketegangan, tetapi situasi belum sepenuhnya stabil. 

Blokade laut terhadap Iran masih berlangsung, dan kawasan Timur Tengah tetap menjadi sumber ketidakpastian yang bisa kembali menekan pasar sewaktu-waktu.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya