Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Belum Tahu Anggaran buat Gaji Puluhan Ribu Manajer KDKMP

RABU, 22 APRIL 2026 | 17:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui sumber anggaran untuk menggaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang rekrutmennya sedang dibuka hingga 24 April 2026.

Bendahara negara itu mengatakan pihaknya hanya  mengalokasikan kewajiban pembayaran sebesar Rp40 triliun per tahun untuk kebutuhan koperasi. Namun, ia mengaku belum mendapat informasi terkait tambahan beban anggaran lain di luar itu.

“Koperasi saya enggak tahu. Tapi yang saya bayar ke koperasi kan, hanya cicilan Rp40 triliun per tahun itu. Yang lain saya enggak paham,” kata Purbaya di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu 22 April 2026.


Ia memastikan akan menelusuri lebih lanjut sumber pendanaan untuk gaji puluhan ribu pegawai tersebut. 

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa dalam enam tahun ke depan APBN tetap akan menggelontorkan dana dalam jumlah besar untuk sektor koperasi.

“Nggak tahu nanti saya pastikan, tapi saya yang tahu saya hanya bayar cicilan sekian puluh triliun setiap tahun sampai enam tahun ke depan gitu,” ujarnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan (Zulhas) merinci, dari total 35.476 posisi yang dibuka, sebanyak 30.000 diperuntukkan bagi manajer kopdes Merah Putih yang berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. 

Sementara itu, 5.476 posisi lainnya dialokasikan untuk pegawai Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya