Berita

Wakil Tetap Iran di PBB Amir Saeid Iravani (Foto: AKIpress News Agency)

Dunia

Iran Adukan AS ke PBB, Minta Kapal Touska Dikembalikan

RABU, 22 APRIL 2026 | 10:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Iran mengadukan Amerika Serikat ke PBB atas penyitaan kapal dagang Touska berbendera Teheran di perairan Laut Oman. 

Melalui surat resmi Wakil Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, Teheran melontarkan kecaman terhadap tindakan militer AS yang disebut melanggar hukum internasional.

"Serangan terhadap kapal sipil ini merupakan pelanggaran berat dan nyata terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional, termasuk norma wajib yang melarang agresi,” tulis Dubes Iran, seperti dikutip Rabu, 22 April 2026.


Selain itu, Iran menilai  aksi pembajakan yang dilakukan pada 19 April lalu melanggar kesepakatan gencatan senjata yang berlaku pada 8 April 2026. 

“Selain itu, tindakan melanggar hukum ini merupakan pelanggaran nyata dan material terhadap gencatan senjata tanggal 8 April 2026 dan memenuhi syarat sebagai tindakan agresi, sebagaimana didefinisikan dalam Pasal 3(c) Resolusi Majelis Umum PBB 3314 (1974),” tegasnya.

Dalam penutup suratnya, Dubes Iran mendesak PBB, khususnya Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal, untuk segera mengambil sikap tegas. 

"Menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal, untuk segera mengambil posisi yang tegas dan berprinsip dengan mengutuk tindakan agresi ini secara tegas," ungkapnya. 

Iran turut mendesak agar kapal tersebut dikembalikan secepatnya, beserta pembebasan seluruh awak kapal.

"Menuntut AS untuk segera dan tanpa syarat membebaskan kapal tersebut, awaknya dan keluarga mereka, serta semua pihak yang terkena dampak insiden ini,” demikian isi surat tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya