Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Kembali Mendekati 100 Dolar AS

RABU, 22 APRIL 2026 | 09:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali mengalami kenaikan pada perdagangan awal Rabu, 22 April 2026, di tengah ketidakpastian proses perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang masih berlangsung.

Dikutip dari Reuters, harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 0,8 persen menjadi 90,39 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah Brent naik sekitar 0,77 persen ke 99,24 Dolar AS per barel.

Kenaikan ini terjadi meskipun sebelumnya Washington mengumumkan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu. Namun, pasar masih meragukan apakah kesepakatan tersebut benar-benar bisa meredakan ketegangan geopolitik yang terjadi.


Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa perpanjangan gencatan senjata ini dilakukan tanpa batas waktu untuk memberi ruang bagi AS dan Iran melanjutkan pembicaraan damai. Tujuannya adalah mengakhiri konflik yang telah menimbulkan banyak korban jiwa dan mengguncang stabilitas ekonomi global.

Namun, langkah tersebut dinilai sepihak. Belum ada kepastian apakah Iran maupun sekutu AS seperti Israel akan menerima perpanjangan gencatan senjata yang baru berjalan sekitar dua minggu tersebut.

Trump juga menyebut bahwa blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan dan wilayah pesisir Iran akan tetap dilanjutkan. Kebijakan ini sebelumnya telah dikritik keras oleh pihak Iran yang menyebutnya sebagai tindakan provokatif dan mendekati “aksi perang”.

Sementara itu, media yang berafiliasi dengan Garda Revolusi Iran melaporkan bahwa Teheran tidak pernah meminta perpanjangan gencatan senjata. Iran bahkan kembali mengancam akan menembus blokade tersebut dengan kekuatan jika dianggap perlu.

Di sisi lain, ketegangan di jalur perdagangan minyak global juga masih tinggi. Aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz, yang biasanya menjadi jalur sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia, dilaporkan masih sangat terbatas. Dalam 24 jam terakhir, hanya sedikit kapal yang melintas di wilayah tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya