Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu, 13 November 2024 (RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Jangan Jadikan Energi Alat Tekan Politik

RABU, 22 APRIL 2026 | 08:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Desakan reshuffle kabinet kembali menguat, kali ini mengarah langsung kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang dinilai kerap memicu kegaduhan publik melalui kebijakan energi yang membebani masyarakat.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, kebijakan yang diambil Bahlil berpotensi memperburuk citra pemerintahan Prabowo Subianto jika terus dibiarkan.

"Kebijakan Bahlil jangan bikin beban masyarakat makin nambah. Jika Bahlil bikin kebijakan yang nambah beban masyarakat itu sama saja dengan bikin citra pemerintah terpuruk atau merusak citra pemerintahan Prabowo dan itu pasti akan menimbulkan kegaduhan terus di masyarakat," kata Muslim kepada RMOL, Rabu, 22 April 2026.


Muslim menegaskan, kegaduhan akibat kebijakan energi bukan hal baru dan justru menunjukkan pola yang berulang.

"Dan bila itu terjadi terus menerus Bahlil perlu dicopot. Karena selama ini banyak rekam jejaknya selalu bikin gaduh," tegasnya.

Menurutnya, sektor energi tidak boleh dikelola dengan pendekatan politik praktis yang justru merugikan rakyat.

"Sebaiknya Bahlil dicopot dan digantikan dengan menteri yang paham soal tata kelola energi dan bukan dari politisi yang sering gunakan BBM sebagai isu untuk tekan Prabowo," terang Muslim.

Muslim menilai, kebijakan energi yang tidak tepat akan langsung berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, sehingga membutuhkan figur yang memiliki kompetensi teknokratis, bukan sekadar kepentingan politik.

Muslim juga mengingatkan bahwa jika pemerintah tidak segera mengambil langkah tegas, maka tekanan publik akan terus meningkat seiring bertambahnya beban ekonomi masyarakat.

"Jika kebijakan seperti ini terus dipaksakan, maka bukan hanya kegaduhan, tapi juga ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin besar," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya