Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Indonesia-China Jajaki Kerja Sama Obligasi Timbal Balik

RABU, 22 APRIL 2026 | 08:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, membuka pintu bagi China untuk menerbitkan surat utang atau obligasi di pasar domestik Indonesia. 

Peluang ini menjadi salah satu poin penting dalam diskusi bilateral bersama Menteri Keuangan China, Lan Fo’an, di sela-sela Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia yang berlangsung pada 13-17 April di Washington, DC.

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa hubungan ekonomi kedua negara berada dalam tren yang sangat baik. 


“China adalah partner dagang terbesar kita, jadi pada pembicaraan itu hasilnya sangat positif,” ujar Purbaya saat memberikan keterangan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa 21 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia mengungkapkan rencana untuk menerbitkan Panda Bond (obligasi berdenominasi Yuan) di pasar China. 

Langkah ini diambil karena pasar keuangan China menawarkan tingkat bunga yang sangat kompetitif, yakni di kisaran 2,3 persen. Dengan bunga yang lebih rendah, Indonesia berharap dapat menekan biaya modal secara keseluruhan.

Sebagai bentuk kerja sama dua arah, Indonesia pun memberikan lampu hijau bagi China untuk melakukan hal serupa di pasar Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan akses baru bagi investor lokal untuk memiliki instrumen surat utang China dan memperluas kolaborasi pembiayaan antara Jakarta dan Beijing.

Opsi pendanaan dari China ini ternyata juga menjadi "senjata" diplomasi ekonomi saat berhadapan dengan investor di Amerika Serikat. Purbaya menyampaikan informasi mengenai alternatif pembiayaan murah ini untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak terpaku pada satu sumber pendanaan saja.

Strategi ini terbukti efektif dalam memperkuat posisi tawar Indonesia. Hasilnya, terjadi peningkatan incoming bid secara signifikan dari para investor, yang mencerminkan kepercayaan tinggi terhadap fleksibilitas strategi pembiayaan negara.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya