Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta yang juga aktivis perempuan Fahira Idris. (Foto: Istimewa)

Politik

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

RABU, 22 APRIL 2026 | 01:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perempuan merupakan kunci utama dalam mewujudkan Indonesia Maju 2045. Tanpa pemberdayaan dan keterlibatan penuh perempuan di berbagai sektor, target besar Indonesia menjadi negara maju akan sulit tercapai.

Hal ini disampaikan Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta yang juga aktivis perempuan Fahira Idris dalam momentum Hari Kartini, Selasa 21 April 2026.

“Perempuan bukan hanya bagian dari pembangunan, tetapi penentu arah pembangunan. Karena itu, menjadikan perempuan sebagai tumpuan Indonesia Maju 2045 adalah sebuah keniscayaan,” kata Fahira di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.


Fahira mengungkapkan, setidaknya ada enam alasan fundamental mengapa perempuan menjadi tumpuan masa depan Indonesia. Pertama, perempuan adalah aktor kunci dalam pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. 

Kedua, perempuan merupakan penggerak utama ekonomi nasional, terutama melalui sektor UMKM dan ekonomi kreatif. Ketiga, pemberdayaan perempuan memiliki efek berlipat terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Keempat, perempuan memiliki daya lenting (resiliensi) tinggi dalam menghadapi krisis. Kelima, investasi pada perempuan terbukti mempercepat pertumbuhan ekonomi. 

Keenam, perempuan memainkan peran strategis dalam membentuk generasi masa depan.

“Jika kita ingin Indonesia maju pada 2045, maka pastikan perempuan maju hari ini,” pungkas Fahira.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya