Berita

Rahmawatie Datau, Ketua Srikandi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo saat memberikan edukasi tentang kelistrikan kepada lebih dari 200 Siswa SMKN 1 Gorontalo. (Foto: Dok. PLN)

Bisnis

PLN Perkuat Kontribusi Perempuan Lewat Srikandi Movement

SELASA, 21 APRIL 2026 | 22:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT PLN (Persero) terus berkomitmen mendorong kontribusi perempuan dalam menghadirkan dampak sosial berkelanjutan, sekaligus penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui Program Srikandi Movement sejalan dengan semangat Hari Kartini. 

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini telah memberikan dampak luas dengan menjangkau lebih dari 40 ribu penerima manfaat di lebih dari 140 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah sepanjang tahun 2025.

Srikandi Movement merupakan Gerakan inisiatif Srikandi PLN yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui pemberdayaan masyarakat. 


Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa tugas Srikandi PLN kini tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional dan penyediaan energi listrik, tetapi juga aktif mendorong penciptaan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok rentan. 

“Melalui Srikandi Movement, PLN ingin memastikan bahwa kehadiran kami memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Selasa 21 April 2026.

Ketua Harian Srikandi PLN, Kamia Handayani menyampaikan, secara keseluruhan Srikandi Movement telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat melalui berbagai inisiatif lintas sektor. 

Hal ini tercermin dari capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,5 serta nilai Social Return on Investment (SROI) yang positif, sebagai indikator nyata manfaat yang dirasakan masyarakat.

Lebih lanjut, Kamia menjelaskan, saat ini Women Support Women menjadi salah satu program unggulan Srikandi Movement dengan capaian implementasi yang sangat positif. 

Program ini telah menjangkau 1.296 penerima manfaat dan melibatkan 36 kelompok, dengan nilai SROI mencapai 5,79 yang menunjukkan dampak berlipat bagi masyarakat pada tahun 2025.

“Melalui Women Support Women, kami mendorong perempuan untuk lebih mandiri secara ekonomi, tidak hanya dengan memberikan akses dan peluang, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan, pendampingan, serta jejaring yang dapat memperkuat keberlanjutan usaha mereka,” jelas Kamia.

Bukan hanya Women Support Women, Srikandi Movement terdiri atas sejumlah program unggulan yang saling melengkapi. Program Srikandi Goes to School/Campus berfokus pada peningkatan literasi dan wawasan melalui kegiatan berbagi ilmu di luar kurikulum formal, yang telah menjangkau 5.102 orang serta 240 tenaga pendidik di 60 lokasi.

Selanjutnya, Srikandi Sahabat Anak juga hadir untuk memperkuat pemenuhan hak dan kesejahteraan anak melalui edukasi, pendampingan, serta bantuan kebutuhan dasar. Program ini telah menjangkau 16.591 anak, 301 guru dan pendamping di 83 sekolah dan lembaga, serta mencatatkan nilai SROI sebesar 2,59.

Di bidang kesehatan, Srikandi Care berkontribusi dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui edukasi gizi, layanan kesehatan, serta upaya penurunan stunting. Program ini menjangkau 7.309 ibu dan 3.249 anak, dengan nilai SROI sebesar 2,68.

Sementara di sisi internal PLN, Inspiring Srikandi juga dihadirkan sebagai wadah pengembangan kapasitas perempuan melalui pelatihan nonkedinasan, seperti peningkatan keterampilan dan kompetensi diri, yang telah diikuti oleh lebih dari 8.400 peserta.

“Seluruh program ini yang kami jalankan dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan. Kami percaya bahwa ketika perempuan diberdayakan, maka keluarga dan masyarakat juga akan ikut tumbuh dan memberikan manfaat yang semakin luas,” demikian Kamia.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya