Berita

Anggota Komisi XI DPR, Ahmad Najib Qodratullah. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Najib: Transisi Energi Jadi Kunci di Tengah Kenaikan BBM

SELASA, 21 APRIL 2026 | 15:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah didorong mempercepat transisi energi ramah lingkungan di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi XI DPR, Ahmad Najib Qodratullah merespons kebijakan pemerintah menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi, seperti pertamax turbo dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter, dexlite dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter, serta pertamina dex dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

Menurut Najib, langkah transisi dari energi fosil ke energi baru terbarukan harus terus diperkuat, termasuk melalui pengembangan biodiesel B50 sebagai bagian dari upaya mencapai kemandirian energi nasional.


“Saya mendukung pemerintah untuk terus berinovasi mencari alternatif. Program B50 sebagai produk lokal biodiesel harus didukung guna mencapai kemandirian dalam produksi BBM alternatif,” ujar Najib dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 21 April 2026.

Menurutnya, keputusan pemerintah menaikkan harga BBM nonsubsidi telah melalui proses panjang dan penuh pertimbangan. Meski demikian, Najib mengakui adanya kekhawatiran publik terkait dampak lanjutan terhadap daya beli masyarakat.

“Betul selalu ada dampak lanjutan dari kenaikan BBM, tapi perlu diingat bahwa keputusan tersebut sudah melalui proses yang panjang,” jelasnya.

Kebijakan tersebut juga merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas jangka panjang, sekaligus memastikan harga BBM subsidi tetap terkendali di tengah gejolak global. Menurutnya, konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel turut memberikan tekanan terhadap sektor energi global.

“Kita berharap krisis ini tidak berlarut. Namun saya melihat apa yang dilakukan pemerintah sudah cukup baik, bahkan dibandingkan sejumlah negara lain yang terdampak lebih parah,” pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya