Berita

Jazuli Juwaini dalam Sidang Parlemen Dunia IPU yang digelar di Istanbul, Turki, pada 15-19 April 2026. (Foto: Dok. Pribadi)

Dunia

Dari Istanbul, Jazuli Juwaini Minta IPU Segera Hentikan Agresi Timur Tengah

SELASA, 21 APRIL 2026 | 12:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Delegasi Indonesia, Jazuli Juwaini menyerukan langkah nyata Inter-Parliamentary Union (IPU) untuk menghentikan agresi dan mencegah meluasnya konflik menjadi perang regional di Timur Tengah.

Seruan tersebut disampaikan Jazuli dalam Sidang Parlemen Dunia IPU yang digelar di Istanbul, Turki, pada 15-19 April 2026.

Dalam forum itu, Jazuli hadir sebagai Utusan Tetap IPU untuk Urusan Timur Tengah dari Parlemen RI dengan membawa misi diplomasi kemanusiaan dan perdamaian di tengah eskalasi konflik kawasan.


Ia menilai konflik di Timur Tengah telah berkembang dari persoalan lokal menjadi krisis regional yang melibatkan banyak negara dan aktor global. Menurutnya, agresi Israel terhadap Palestina merupakan akar persoalan yang terus memicu siklus kekerasan berkepanjangan.

“Selama penjajahan dan kekerasan terhadap Palestina belum dihentikan, maka stabilitas kawasan tidak akan tercapai. Kemerdekaan Palestina adalah kunci memutus rantai konflik,” tegasnya.

Ia juga menyoroti eskalasi ketegangan antara Israel dan Iran yang dinilai semakin memperburuk situasi kawasan.

Konflik tersebut, kata dia, telah meluas ke berbagai negara, termasuk kawasan Teluk, dengan dampak serius terhadap stabilitas keamanan, ekonomi, hingga energi. Jalur perdagangan terganggu, tensi geopolitik meningkat, dan risiko perang terbuka kian besar.

Jazuli menegaskan, kondisi ini menunjukkan konflik Timur Tengah telah menjadi ancaman global. Pendekatan militer dinilai tidak akan menyelesaikan masalah, justru memperbesar penderitaan manusia.

“Puluhan ribu korban jiwa, pengungsi, hingga kehancuran infrastruktur menjadi bukti nyata bahwa ini adalah tragedi kemanusiaan,” ujarnya.

Karena itu, ia mendesak IPU tidak hanya berhenti pada pernyataan atau kecaman, tetapi mengambil langkah konkret dan terkoordinasi untuk menghentikan agresi. Ia juga mendorong seluruh pihak, termasuk Israel, Amerika Serikat, dan Iran, kembali ke meja perundingan serta mematuhi hukum internasional tanpa standar ganda.

“Kegagalan menegakkan hukum internasional selama ini justru memperpanjang konflik,” kata Jazuli.

Anggota DPR RI Fraksi PKS itu juga menegaskan, sikap Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina merupakan amanat konstitusi sekaligus tanggung jawab kemanusiaan.

“Ini bukan sekadar konflik geopolitik, tetapi tragedi kemanusiaan. Dunia tidak boleh terus membiarkan penderitaan ini. Sudah saatnya menghentikan agresi, perang, dan mengedepankan keadilan bagi rakyat Palestina dan negara terdampak,” pungkasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya