Berita

Sigit Masputra diamankan Polrestabes Palembang. (Foto: Istimewa)

Presisi

127 Pencari Kerja Kena Tipu Masuk PT Pusri

SELASA, 21 APRIL 2026 | 04:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sedikitnya 127 orang menjadi korban penipuan seorang pria bernama Sigit Masputra (32), warga Kelurahan Sei Lais, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Ratusan orang itu dijanjikan bekerja di PT Pusri asal membayar biaya administrasi. 

Sigit diserahkan langsung oleh puluhan korbannya ke petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Sabtu 18 April 2026.


Salah satu korban, Muhammad Firdaus (48), warga Kecamatan Kalidoni, mengaku tergiur setelah ditawari pekerjaan di PT Pusri melalui pelaku.

Korban kemudian diminta mentransfer uang sebesar Rp675 ribu ke rekening pelaku dengan alasan biaya administrasi. Namun hingga kini, pekerjaan yang dijanjikan tak kunjung terealisasi dan uang tersebut juga tidak dikembalikan.

Merasa dirugikan, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang.

Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Ammar membenarkan pihaknya telah menerima seorang pria yang diduga melakukan penipuan dengan modus rekrutmen kerja.

“Benar, terduga pelaku sudah kami amankan dan selanjutnya dilimpahkan ke Satreskrim untuk dilakukan pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut,” kata Ammar dikutip dari RMOLSumsel, Selasa 21 April 2026.

Ammar menambahkan, nilai kerugian ratusan korban rata-rata di bawah Rp1 juta. Secara keseluruhan, total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara itu, pelaku Sigit mengaku uang yang diterimanya dari para korban telah disetorkan kepada seseorang bernama Iwan yang disebut-sebut bekerja di proyek PT Pusri.

“Saya setor ke Pak Iwan. Saya baru kenal dia, katanya kerja di proyek Pusri. Dia yang ngajak ketemu, tapi sekarang malah menghilang,” ujar Sigit.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya