Berita

Representative Image (Foto: TRT World)

Dunia

Iran Gempur Kapal AS usai Insiden Pembajakan Kapal Touska

SENIN, 20 APRIL 2026 | 23:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan di Teluk Oman kembali memuncak setelah Iran melancarkan serangan drone terhadap sejumlah kapal Amerika Serikat (AS), Senin, 20 April 2026. 

Serangan itu dilancarkan sebagai respons atas pembajakan kapal kargo berbendera Iran, M/V Touska, oleh militer AS di Laut Arab. 

“Pasukan Iran melancarkan serangan drone pada hari Minggu terhadap beberapa kapal Amerika setelah pasukan AS menembaki dan menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman,” demikian laporan media Iran Tasnim.


Laporan menyebut drone Iran dikerahkan untuk menyerang kapal-kapal AS, meski tidak dijelaskan apakah targetnya kapal militer atau komersial. 

Sebelumnya, Teheran telah mengonfirmasi penyitaan kapal dan memperingatkan akan segera melakukan aksi balasan atas tindakan yang dinilai sebagai pelanggaran gencatan senjata yang dimediasi Pakistan sejak 7 April.

Di sisi lain, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa kapal perang USS Spruance mencegat Touska setelah kapal tersebut mencoba menembus blokade laut AS.

Operasi itu dilakukan setelah kapal tidak mengindahkan peringatan berulang selama enam jam.

“Marinir turun menggunakan tali ke kapal M/V Touska berbendera Iran pada hari Minggu setelah USS Spruance (DDG 111) melumpuhkan sistem propulsi kapal tersebut karena gagal mematuhi peringatan berulang dari AS selama enam jam," demikian pernyataan CENTCOM.

Iran mengecam keras tindakan tersebut. Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari menyebut AS telah melakukan agresi dengan menyerang kapal sipil dan melumpuhkan sistem navigasinya sebelum penyergapan.

“Amerika Serikat yang agresif, dengan melanggar gencatan senjata dan terlibat dalam pembajakan maritim, menyerang salah satu kapal Iran setelah menonaktifkan sistem navigasinya,” tegas Zolfaghari.

Ia juga memperingatkan bahwa Iran tidak akan tinggal diam. 

“Kami memperingatkan bahwa pasukan militer Iran akan segera menanggapi dan membalas tindakan pembajakan bersenjata oleh militer AS ini," ujarnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya