Berita

Presiden Prabowo Subianto memimpin ratas Giant Sea Wall di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 20 April 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Libatkan Akademisi Percepat Proyek Giant Sea Wall

SENIN, 20 APRIL 2026 | 23:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mempercepat realisasi proyek strategis nasional Giant Sea Wall dengan melibatkan kalangan akademisi secara langsung. 

Menurut Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto, arahan itu disampaikan dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Senin, 20 April 2026. 

mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat mandat langsung untuk mengerahkan potensi riset perguruan tinggi demi mendukung percepatan proyek tersebut.


“Jadi tentu kami dari Kementerian Diktisaintek diminta untuk berpartisipasi aktif karena Giant Sea Wall ini kan strategis menyelamatkan 60 persem kawasan industri dan juga lebih dari 30 juta penduduk yang kalau program ini berjalan, maka akan bisa menyelamatkan tadi dua hal itu setidaknya," paparnya. 

Menurut Brian, kontribusi akademisi menjadi kunci karena berbagai penelitian di kampus telah menghasilkan solusi konkret yang relevan dengan pengembangan tanggul laut. 

Sejumlah inovasi bahkan telah melalui tahap uji coba di lapangan dan menunjukkan hasil yang menjanjikan.

“Jadi dosen-dosen yang selama ini penelitian-penelitian yang ada di kampus yang mendukung untuk percepatan dan menjadi lebih efisien tentang pengembangan Giant Sea Wall itu diminta untuk terlibat,” papar Brian. 

Lebih lanjut, pemerintah akan segera mengonsolidasikan para ahli dari kalangan akademik untuk masuk ke tahap implementasi teknis. 

Keterlibatan ini tidak hanya berhenti pada penyusunan kajian, tetapi juga langsung terintegrasi dalam struktur pelaksanaan proyek.

“Minggu depan kami akan mengundang beberapa guru besar yang memang sudah memiliki keahlian dan terlibat pada beberapa kasus untuk beberapa proyek, ya. Untuk pembuatan daratan, reklamasi, dan sejenisnya itu kita akan ajak untuk bertemu dengan Kepala Badan Otorita Tanggul Laut di Indonesia," kata Brian.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya