Berita

Program pemusnahan ikan sapu-sapu di Jakarta. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

SENIN, 20 APRIL 2026 | 01:47 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Program pemusnahan ikan sapu-sapu dipastikan berlanjut, dan tidak dilakukan secara parsial. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, akan menyiapkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) khusus untuk menjaga ekosistem perairan Jakarta tetap terkendali.

“Jakarta akan punya PPSU untuk secara berkala membersihkan ikan sapu-sapu di Jakarta,” kata Pramono di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu 19 April 2026.


Pramono menyebut populasi ikan sapu-sapu di perairan Jakarta sudah melewati ambang batas. Berdasarkan data yang dia terima, jumlahnya telah melampaui 60 persen dari biota air yang ada.

“Bahkan laporan KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) lebih dari 70 persen. Terbukti, baru satu hari pembersihan di Jakarta Selatan saja sudah lebih dari 3,5 ton. Total hampir 6,5 ton yang berhasil ditangkap,” kata Pramono.

Pramono menegaskan langkah ini penting untuk mencegah kerusakan ekosistem air Jakarta yang semakin parah jika tidak dikendalikan.

Terkait kritik dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal metode pemusnahan yang dinilai tidak sesuai syariat, dia memastikan akan melakukan penyesuaian.

“Mengenai saran dan kritik dari MUI, nanti saya minta yang ahli untuk menyesuaikan tata caranya,” pungkas Pramono.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya