Berita

Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensat (Foto: Istimewa)

Politik

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

SABTU, 18 APRIL 2026 | 09:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang berembus kencang belakangan ini memicu berbagai spekulasi politik. 

Menanggapi hal tersebut, analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensat) menegaskan bahwa reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

"Dalam pemerintahan, presiden paham dan punya kewenangan penuh untuk menentukan siapa yang masuk dan keluar kabinet, meski begitu wajar juga rakyat ingin tahu reshuffle kabinet akan dilakukan," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 18 April 2026.


Menurut Hensat, setidaknya ada tiga faktor utama yang mendasari keputusan presiden dalam merombak kabinet. Faktor subjektivitas, terkait kecocokan atau hubungan personal (like and dislike). Faktor objektivitas, berkaitan langsung dengan capaian kinerja para menteri. Serta faktor politis, pertimbangan strategis untuk menjaga soliditas internal kabinet agar tidak terganggu.

Di sisi lain, Hensat pun menekankan para pejabat menyadari pentingnya meritokrasi di dalam pemerintahan agar birokrasi bisa tercipta secara profesional.

"Buat pejabat, ini penting buat pejabat di sini, kalau emang tidak bisa di bidang itu, jangan diterima kerjaan itu, jadilah pejabat yang meritokrasi," katanya.

Hensat menyebut, terkadang para pejabat di Indonesia tidak menyadari persoalan meritokrasi ini. Banyak pejabat yang menjalankan suatu jabatan tanpa mengerti tugas dan bidang dari jabatan tersebut.

"Semisal contoh, Nadiem misalnya, kalau tidak bisa jadi menteri pendidikan ya jangan diambil (jabatannya), atau misalnya siapa lah, kalau tidak bisa jadi menteri kehutanan, jangan diambil, yang susah tuh rakyat," ujarnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini pun berharap kepada semua pihak agar lebih memahami perannya masing-masing agar pekerjaan serta hasilnya dapat terlihat dan sejalan.

"Setiap orang punya perannya sendiri-sendiri, saya juga punya peran sendiri, jadi harus hormati peran itu," ujarnya

Mengenai siapa-siapa saja yang akan di-reshuffle, Hensat menegaskan bahwa pihaknya bukan Presiden Prabowo Subianto yang tahu siapa dan kapan reshuffle itu akan dilakukan.

"Nama saya Hendri Satrio, bukan Prabowo Subianto, yang tahu kapan dan siapa saja yang akan di reshuffle ya hanya pak Prabowo sebagai seorang presiden," pungkasnya.

Isu perombakan kabinet kembali mencuat ke ruang publik setelah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan tanggapan singkat namun penuh teka-teki.

Saat ditanya mengenai kemungkinan reshuffle kabinet dalam waktu dekat, Seskab tidak secara tegas membantah kabar tersebut. 

Ia hanya meminta publik menunggu kepastian resmi, seraya menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto yang akan menyampaikan langsung kepada masyarakat.

“Tunggu aja. Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” kata Teddy dalam keterangannya di Istana Merdeka, Selasa, 7 April 2026.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya