Berita

Sekretaris Jenderal Prima, Mayor Jenderal TNI (Purn) R. Gautama Wiranegara. (Foto: Istimewa)

Politik

Prima: Dampak Positif BBM Tetap Disubsidi Tak Naikan Inflasi

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 19:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kebijakan pemerintah tetap mensubsidi bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak global, diprediksi Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), akan memberikan dampak positif terhadap laju inflasi.

Sekretaris Jenderal Prima, Mayor Jenderal TNI (Purn) R. Gautama Wiranegara, mengapresiasi komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi. 

?"BBM itu adalah 'nyawa' bagi aktivitas ekonomi sehari-hari. Jika harga BBM bergejolak, efek berantainya langsung memukul rakyat kecil," ujar Gautama kepada RMOL, Jumat, 17 April 2026.


Dia memandang, kebijakan energi itu merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi daya beli masyarakat, di tengah tekanan ekonomi global yang tidak menentu akibat perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

"Langkah pemerintah menahan harga adalah upaya konkret menahan laju inflasi," sambungnya menuturkan.

?Meski mendukung penuh, Gautama memberikan catatan rasional terkait kondisi geopolitik dunia. Ia mengingatkan bahwa harga minyak dunia masih fluktuatif di kisaran 90 hingga 100 Dolar Amerika Serikat per barel. 

"Dengan ketergantungan Indonesia pada impor, tekanan terhadap APBN tetap nyata," tuturnya.

Di samping itu, Gautama mendorong pengelolaan anggaran dilakukan dengan ekstra hati-hati, agar subsidi energi yang mencapai ratusan triliun rupiah tidak meleset dari sasaran.

?"Kebijakan ini harus dikawal. Kita butuh transparansi dan pengawasan publik agar subsidi benar-benar dinikmati oleh mereka yang berhak, bukan justru bocor ke pihak yang tidak seharusnya," tegasnya.

Lebih lanjut, Gautama menegaskan bahwa stabilitas harga BBM tidak hanya berdampak pada daya beli masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kondusifitas sosial. 

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap memperkuat persatuan, bersikap bijak dalam menyikapi isu-isu ekonomi, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi memecah belah. 

"Menjaga harga BBM bukan hanya soal angka di SPBU, tapi soal menjaga daya tahan ekonomi rakyat. Dengan energi yang terkendali dan persatuan yang kuat, bangsa kita akan tetap tegak di tengah ketidakpastian global," demikian Gautama menutup.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya