Berita

Mayjen TNI (Purn) Soenarko. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mantan Danjen Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Soenarko bersama aktivis lainnya yang terhimpun dalam Gerakan Kebanggsaan Selamatkan Indonesia (GAKSI) menuntut Presiden Prabowo Subianto untuk ambil sikap terhadap polemik ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).  

Hal itu disampaikan Soenarko saat menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 April 2026.                    

"Apa (Prabowo) nggak dengar, begitu ramai dan begitu menjadi perhatian publik. Kok, diam saja. Presiden itu sebenarnya penjuru dan pelopor penegak hukum. Itu pernah juga disampaikan Prabowo sebelum dilantik,” ujar Soenarko melalui keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 17 April 2026.   


“Tapi nyatanya, gerakan untuk menuntut agar Jokowi menunjukan ijazah S1-nya sudah lebih satu tahun, kok diam saja. Terutama oleh pihak kepolisian dan kehakiman yang menjadi instrumen kekuasaan justru terkesan melindungi," tambahnya menegaskan.

Menurut Soenarko, masalah ini sepele jika Jokowi menunjukkan ijazah aslinya ke publik.

“Tapi karena memang Jokowi ini penipu, dan kebetulan dia sudah menyiapkan pertahanan diri sejak awal dia berkuasa. Sehingga dia begitu kuat untuk menolak atau melawan pihak-pihak yang menuntut ijazah aslinya," tandas dia.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya