Berita

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Emil Dardak Geram Modus Korupsi Makin Beragam

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 23:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak menyinggung modus praktik korupsi yang kian beragam. 

Hal tersebut dikatakan Emil usai tiga kepala daerah di Jawa Timur terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kurun waktu enam bulan.

Menurut dia, kondisi ini menuntut adanya penyempurnaan sistem pencegahan di lingkungan pemerintahan.


“Karena ada yang mengatakan bahwa oh, cara atau modus ya orang menyebutnya itu semakin banyak dan berbeda-beda, jadi itu yang kemudian akan menjadi feedback untuk membuat sistem menjadi lebih baik lagi,” kata Emil saat ditemui di Nganjuk, Jawa Timur pada Kamis, 16 April 2026.

Politikus Demokrat ini menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong penguatan pencegahan korupsi termasuk dengan berkolaborasi dengan KPK dan memperkuat pemantauan di berbagai instrumen. Salah satunya dengan sistem Monitoring, Control, Supervision, and Prevention (MCSP) dari sisi pengadaan barang dan jasa, dari penentuan jabatan, perencanaan anggaran, hingga penatausahaan aset.

Namun, ia mengakui implementasi sistem tersebut tidak sederhana karena mencakup banyak aspek tata kelola.

"Bahwa ternyata masih ada kejadian-kejadian, itu tentu menjadi satu masukan bagi kita semua, karena ini kan di jenjang kabupaten ya. Jadi kabupaten itu memiliki apa koordinasi dengan inspektorat provinsi, tapi juga langsung dengan external parties, misalnya KPK dan lain sebagainya untuk melakukan pembenahan sistem integritas tadi," tuturnya.

Suami dari artis Arumi Bachsin ini mengungkapkan bahwa pihaknya juga terus mempelajari berbagai pendekatan pencegahan melalui koordinasi dengan lembaga antirasuah tersebut.

“Dalam hal ini pencegahan tentu bisa juga memberikan kepada kami bagaimana cara untuk menghindari modus tersebut terjadi dan kemudian tidak ada ruang untuk terjadinya tindak pidana korupsi tersebut,” tandasnya.


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya