Berita

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dan Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf. (Foto: Dok. Kementerian Imipas)

Politik

JMM Apresiasi Imipas Tutup Celah Haji Ilegal

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 15:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jaringan Muslim Madani (JMM) mengapresiasi langkah tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto dalam memperketat pengawasan terhadap keberangkatan warga negara Indonesia yang menggunakan jalur non-prosedural untuk ibadah umrah dan haji.

Langkah tersebut antara lain berupa penguatan kontrol keimigrasian di bandara, penindakan terhadap penyalahgunaan visa, hingga koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menutup celah praktik pemberangkatan ilegal.

Direktur Eksekutif JMM, Syukron Jamal menilai kebijakan itu bukan sekadar administratif, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat.


“Pengetatan ini penting untuk melindungi jamaah dari praktik ilegal yang kerap memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat. Ini bentuk kehadiran negara menjaga keselamatan dan martabat ibadah umat,” ujar Syukron dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 16 April 2026.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga berperan menjaga marwah ibadah agar tetap sesuai syariat dan regulasi, sekaligus mencegah praktik bisnis ilegal yang merugikan masyarakat.

Syukron menambahkan, tidak sedikit kasus jamaah terlantar, gagal berangkat, hingga bermasalah secara hukum di negara tujuan akibat berangkat melalui jalur tidak resmi.

“Langkah Menteri Imipas ini merupakan upaya preventif yang sangat strategis,” tegasnya.

Syukron juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi publik terkait prosedur resmi keberangkatan ibadah, serta mendorong masyarakat agar lebih selektif dalam memilih layanan perjalanan.

Di sisi lain, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan penyelenggara perjalanan untuk mendukung kebijakan tersebut guna menciptakan ekosistem layanan ibadah yang aman, transparan, dan berintegritas.

Sebelumnya, Menteri Imipas Agus Andrianto bersama Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf membahas penguatan sinergi dalam pelayanan jamaah haji. Dalam pertemuan itu, Agus mengusulkan pembentukan Satgas Penanganan Haji Non-Prosedural.

Agus mengungkapkan, salah satu persoalan yang masih terjadi adalah keberangkatan WNI ke Tanah Suci menggunakan visa non-haji, seperti visa ziarah, umrah, maupun visa kerja.

“Kami mencermati masih adanya penolakan terhadap WNI yang masuk ke Arab Saudi saat musim haji karena menggunakan visa non-haji,” jelas Agus, Rabu kemarin, 15 April 2026.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya