Berita

Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan perbankan mendukung sektor perumahan nasional. (Foto: Dok. bank bjb)

Bisnis

Sinergi Pusat-Daerah Menguat, bank bjb Ikut Kawal BSPS 2026

RABU, 15 APRIL 2026 | 13:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komitmen mendukung sektor perumahan nasional terus diwujudkan bank bjb, salah satunya melalui keterlibatan aktif dalam peluncuran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 di Jawa Barat.

Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya sinergi antara pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan sektor perbankan dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Program BSPS ditujukan untuk membantu perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar menjadi layak, aman, dan sehat. Selain itu, program ini juga mendorong partisipasi masyarakat melalui semangat gotong royong sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.


Dalam kegiatan ini, bank bjb juga memberikan edukasi terkait Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, yang menjadi acuan dalam penilaian kelayakan kredit. Edukasi tersebut mencakup pentingnya menjaga riwayat kredit dan transparansi data keuangan.

Selain itu, bank bjb turut memperkenalkan program PESAT (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu), yang telah berjalan sejak 2015 sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi pelaku usaha.

Tak hanya itu, melalui forum bisnis perumahan ini, bank bjb membuka layanan konsultasi langsung bagi peserta serta membangun pipeline pembiayaan. Tercatat sebanyak 118 nasabah potensial dengan total plafon mencapai Rp52 miliar berhasil dihimpun.

"Capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap produk pembiayaan serta kepercayaan terhadap layanan bank bjb," kata Corporate Secretary bank bjb, Herfinia, Rabu, 15 April 2026.

Melalui langkah ini, bank bjb optimistis dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas akses hunian layak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan program pembiayaan perumahan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penyedia hunian, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

“Program ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat peran UMKM agar dapat berkembang dan naik kelas,” ujar Maruarar.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap bank bjb yang dinilai konsisten mendukung program pemerintah di sektor perumahan, termasuk dalam pelaksanaan BSPS 2026.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya