Berita

Jack Clark (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube AI Anthropic)

Dunia

Bos Anthropic Bantah Klaim AI akan Membunuh Lapangan Kerja

RABU, 15 APRIL 2026 | 13:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdebatan soal dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap lapangan kerja semakin memanas, terutama setelah muncul prediksi bahwa teknologi ini bisa memicu lonjakan pengangguran besar-besaran. Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya disepakati di dalam industri AI sendiri.

Salah satu pendiri Anthropic, Jack Clark, secara terbuka membantah kekhawatiran bahwa AI akan menyebabkan pengangguran massal. Ia menolak pernyataan CEO Anthropic, Dario Amodei, yang sebelumnya memperkirakan tingkat pengangguran bisa mencapai 20 persen dalam lima tahun ke depan akibat perkembangan AI.

Menurut Clark, skenario tersebut bukan sesuatu yang pasti terjadi, melainkan sangat bergantung pada bagaimana pemerintah, perusahaan, dan masyarakat merespons perubahan teknologi.


“Teknologi ini akan mengubah dunia secara besar-besaran… dan mustahil hal itu terjadi tanpa perubahan besar pada ekonomi,” ujar Clark, dikutip dari CNBC, Rabu 15 April 2026.

Ia menekankan bahwa AI memang akan membawa transformasi besar, mulai dari cara perusahaan beroperasi hingga cara manusia berinteraksi. Namun, perubahan ini tidak otomatis berarti hilangnya pekerjaan secara luas.

Sebaliknya, Clark melihat AI sebagai alat yang akan mengubah jenis pekerjaan dan keterampilan yang dibutuhkan. Ia menilai tantangan utama bukan pada jumlah pekerjaan yang hilang, melainkan pada kesiapan tenaga kerja untuk beradaptasi.

Clark juga menyoroti bahwa dampak AI tidak akan terjadi secara tiba-tiba. Menurutnya, masyarakat masih memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dan membangun sistem yang dapat mengurangi risiko gangguan di pasar tenaga kerja.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kemampuan berpikir lintas bidang di era AI. Dengan teknologi yang mampu mengakses berbagai keahlian secara instan, nilai utama manusia justru terletak pada kemampuan mengajukan pertanyaan yang tepat dan menggabungkan berbagai wawasan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya