Berita

Representative Image (Foto: AA)

Politik

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

RABU, 15 APRIL 2026 | 12:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Iran memperkirakan kerugian ekonomi akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel mencapai sekitar 270 miliar dolar AS atau setara Rp4.300 triliun. 

Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menyatakan bahwa angka tersebut berasal dari penilaian sementara atas kerusakan yang melanda berbagai sektor di negaranya.

“Salah satu isu yang sedang diupayakan oleh tim negosiasi kami, dan yang juga diupayakan dalam pembicaraan di Islamabad, adalah isu ganti rugi perang," ujar Mohajerani, seperti dikutip dari kantor berita Tasnim, Rabu, 15 April 2026.


Ia menegaskan bahwa angka Rp4.300 triliun hanya perkiraan awal belum mencerminkan keseluruhan dampak yang ditimbulkan.

"Kerusakan biasanya harus diperiksa dalam beberapa lapisan," tambahnya, menandakan bahwa proses penghitungan kerugian masih akan terus berkembang.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang menyebabkan ribuan korban jiwa dan luka-luka.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan ke Israel, Irak, Yordania, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS, sebelum akhirnya diumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada pekan lalu.

Sementara itu, perundingan antara delegasi Iran dan AS yang berlangsung selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya