Berita

Aktivis Faizal Assegaf usai diperiksa KPK (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

RABU, 15 APRIL 2026 | 11:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aktivis Faizal Assegaf menjelaskan hubungan pribadinya dengan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rizal, yang kini menjadi tersangka di KPK. Ia menegaskan bahwa relasi tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas bisnis maupun dugaan penyalahgunaan jabatan.

Dalam keterangan tertulis, Faizal mengatakan bahwa, pertemuan dengan Rizal hanya terjadi dua kali dalam forum terbuka bersama sejumlah tokoh nasional dan aktivis.

Pertemuan pertama berlangsung pada 20 November 2025 di kantor Sinkos sekitar pukul 20.00 WIB dalam acara 
silaturahmi yang turut dihadiri Syahganda Nainggolan dan sejumlah aktivis.

silaturahmi yang turut dihadiri Syahganda Nainggolan dan sejumlah aktivis.

Pertemuan kedua terjadi pada 19 Desember 2025 usai waktu magrib di kantor Syahganda Nainggolan. Dalam forum tersebut hadir sejumlah tokoh nasional seperti Anthony Budiawan, Margarito Kamis, Jumhur Hidayat, Burzah Zarnubi, Ahmad Yani, serta jurnalis senior Kisman Latumakulita dan puluhan aktivis lainnya.

“Dalam dua kali pertemuan tersebut saya dan Rizal maupun kawan-kawan tidak pernah membicarakan secara khusus kegiatan bisnis, kerjasama saling menguntungkan yang bertujuan memanfaatkan posisi dan jabatan Rizal selaku pejabat Bea dan Cukai,” kata Faizal, Rabu, 15 April 2026.

Faizal juga menyinggung adanya bantuan berupa perangkat komputer dan perlengkapan lain yang disebut berasal dari Rizal. Ia menegaskan bantuan tersebut bersifat pribadi dan disalurkan melalui dirinya kepada para aktivis.

“Terkait dengan adanya bantuan berupa seperangkat komputer, warles dan lain-lain, adalah bantuan bersifat pribadi melalui saya kepada kawan-kawan aktivis. Bantuan itu diantarkan oleh bawahannya ke kantor Sinkos dan diterima oleh kawan-kawan aktivis,” jelas Faizal.

Kasus ini mencuat setelah Rizal ditangkap KPK pada 4 Februari 2026. Beberapa hari kemudian, PT Sinkos Multimedia Mandiri didirikan dan Faizal ditunjuk sebagai Direktur Utama untuk mengembangkan platform media Sinkos.

Pada 7 April 2026, Faizal diperiksa KPK dan mengaku terkejut karena perusahaannya yang belum beroperasi ikut dikaitkan. Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan Rizal hanya bersifat pribadi.

“Saya diperiksa dengan tuduhan diduga terlibat dalam kasus Bea dan Cukai yang menyeret nama Rizal. Namun dalam proses pemeriksaan saya menyodorkan fakta kesaksian yang sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya, bahwa hubungan saya Rizal dan kawan-kawan adalah bersifat pribadi,” tegasnya.

Faizal juga membantah keterlibatan dalam kasus tersebut serta mengkritik pernyataan Jubir KPK yang dinilai menggiring opini publik. Ia menyebut bantuan dari Rizal telah dikembalikan secara sukarela oleh para aktivis.

“Tapi sangat mengagetkan, jubir KPK secara intensif menyebarkan informasi yang menggiring opini seolah saya dan PT Sinkos terlibat dalam dugaan korupsi di Bea dan Cukai,” ujarnya.

“Padahal, pengembalian barang-barang elektronik bantuan pribadi Rizal dilakukan dengan penuh kekeluargaan dan persahabatan dengan para penyidik KPK. Tidak ada tekanan atas prinsip hukum yang memaksa dan mendesak,” tambahnya.

Faizal berharap klarifikasinya dapat meluruskan informasi yang beredar dan menegaskan kesaksiannya dapat dipertanggungjawabkan secara moral maupun hukum.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya