Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Dunia

Sejarah Panjang Ketegangan Presiden AS dan Vatikan

RABU, 15 APRIL 2026 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perseteruan antara Presiden Amerika Serikat (AS) dan Vatikan kembali mencuat setelah Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap Paus Leo XIV.

Namun, konflik seperti ini bukan hal baru. Dalam beberapa dekade terakhir, hubungan antara Gedung Putih dan Takhta Suci kerap diwarnai perbedaan pandangan, mulai dari isu perang hingga moralitas. 

Di Amerika, Gereja Katolik merupakan denominasi terbesar dengan lebih dari 60 juta pengikut atau sekitar 20 persen populasi dewasa, sehingga sikap Paus sering memiliki pengaruh besar terhadap opini publik.


Ketegangan terbaru terjadi ketika Paus Leo XIV mengkritik keras kebijakan perang AS-Israel terhadap Iran. Ia menyebut ancaman Trump untuk menghancurkan Iran sebagai “benar-benar tidak dapat diterima” dan menegaskan bahwa Tuhan tidak berpihak pada pihak yang berperang. Pernyataan ini langsung memicu reaksi keras dari Trump. Ia menyerang balik secara personal dengan menyebut Paus sebagai sosok yang lemah dalam menghadapi kejahatan dan tidak kompeten dalam kebijakan luar negeri. Bahkan, Trump secara terbuka mengatakan tidak menginginkan seorang Paus yang mengkritik Presiden AS.

Kontroversi semakin membesar ketika Trump mengunggah gambar hasil kecerdasan buatan yang menampilkan dirinya menyerupai Yesus. Unggahan ini menuai kecaman luas, termasuk dari kalangan konservatif. Marjorie Taylor Greene menyebutnya sebagai “roh Antikristus”, sementara Giorgia Meloni menilai serangan terhadap Paus sebagai tindakan yang tidak dapat diterima. 
Konferensi Uskup Katolik AS juga menyatakan kesedihannya atas pernyataan Trump yang dianggap meremehkan pemimpin Gereja.

Sebelumnya, Trump juga pernah berselisih dengan Paus Fransiskus pada 2016. Saat itu, Paus mengkritik rencana pembangunan tembok di perbatasan AS-Meksiko dengan menyatakan bahwa orang yang hanya membangun tembok, bukan jembatan, bukanlah seorang Kristen. Trump membalas dengan menyebut pernyataan itu memalukan bagi seorang pemimpin agama. Ketegangan berlanjut ketika Paus mengkritik kebijakan deportasi massal pemerintahan Trump.

Hubungan antara Vatikan dan Washington juga tidak selalu harmonis pada era Barack Obama. Sejak awal masa jabatannya, Obama menghadapi perbedaan pandangan dengan Vatikan, terutama terkait isu aborsi dan kebebasan beragama. Situasi semakin rumit ketika Vatikan sempat menolak calon duta besar AS, serta saat lembaga AS memasukkan Vatikan ke dalam daftar pengawasan pencucian uang. Ketegangan memuncak setelah muncul laporan bahwa badan intelijen AS diduga menyadap komunikasi internal Vatikan saat pemilihan Paus.

Salah satu konflik paling tajam terjadi pada masa George W. Bush dan Paus Yohanes Paulus II. Paus secara terbuka menentang invasi Irak tahun 2003 dan menyebutnya sebagai “kekalahan bagi kemanusiaan”. Ia bahkan mengirim utusan khusus untuk membujuk Bush agar membatalkan rencana tersebut. Namun, Bush tetap melanjutkan perang dengan keyakinan bahwa langkah itu merupakan kehendak Tuhan.

Lebih jauh ke belakang, pada era Bill Clinton, ketegangan juga muncul terkait isu aborsi dan kontrasepsi. Paus Yohanes Paulus II beberapa kali secara terbuka menegur kebijakan pemerintah AS yang dianggap bertentangan dengan ajaran Gereja, termasuk dalam forum internasional.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya