Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. (Foto: RMOL)

Politik

Heboh Pelecehan Seksual Mahasiswa, DPR segera Panggil Rektor UI

SELASA, 14 APRIL 2026 | 19:27 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan belasan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) direspons Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani.

Menurut Lalu, Komisi X DPR berencana memanggil pihak kampus, termasuk Rektor UI, untuk dimintai penjelasan dan memastikan penanganan kasus berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Rencana kami sebelum reses akan memanggil Rektor UI dan rektor kampus-kampus yang bermasalah terutama terhadap kekerasan seksual, kekerasan verbal, kekerasan fisik lainnya. Supaya ada efek jera dan tentu sanksi tegas harus diberikan," kata Lalu di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 14 April 2026.


Lalu menilai, persoalan pelecehan seksual di UI mencerminkan lemahnya implementasi aturan di lingkungan kampus.

Lalu menyebut, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan payung hukum melalui Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang pencegahan tindakan kekerasan yang ada di lingkungan pendidikan terutama di kampus.

Namun, kasus yang terus berulang menunjukkan para pemangku kebijakan belum maksimal menjalankannya.

"Saya tidak mau menyalahkan siapa pun. Semua pemangku kebijakan di bidang pendidikan ini belum betul-betul menerapkan kebijakan ini, sehingga ini terus berulang-ulang,” kata Lalu.

Ia menambahkan, lemahnya penerapan aturan juga terlihat dari belum tegasnya sanksi terhadap pelaku kekerasan, sehingga kasus serupa terus terjadi, bahkan di kampus besar seperti UI.

“Ini di mana-mana terus berulang. Apalagi ini terjadi di kampus yang hari ini merupakan kebanggaan Indonesia,” pungkas Lalu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya