Berita

Representative Image (Foto: Shafaq News)

Global

Israel dan Lebanon Gelar Perundingan Damai di Washington

SELASA, 14 APRIL 2026 | 15:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perwakilan Israel dan Lebanon untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade duduk satu meja dalam perundingan langsung yang digelar di Washington, D.C. pada Selasa, 14 April 2026. 

Dialog tingkat tinggi itu dimediasi oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, dengan harapan membuka jalan bagi penghentian konflik yang kian meluas.

"Percakapan ini akan mencakup dialog yang sedang berlangsung tentang bagaimana memastikan keamanan jangka panjang perbatasan utara Israel dan untuk mendukung tekad pemerintah Lebanon untuk merebut kembali kedaulatan penuh atas wilayahnya," ungkap Sumber Departemen Luar Negeri AS, seperti dikutip dari AFP.


Namun, perundingan ini langsung dihadapkan pada penolakan keras dari kelompok Hezbollah. 

Pemimpinnya, Naim Qassem, bahkan menyerukan agar dialog tersebut dibatalkan dan menegaskan pihaknya tidak akan mematuhi kesepakatan apa pun yang dihasilkan.

Ketegangan antara kedua negara memang telah memuncak sejak awal Maret, ketika serangan Hezbollah ke wilayah Israel memicu balasan militer besar-besaran. 

Serangan udara Israel, termasuk gempuran hebat di Beirut pada 8 April, dilaporkan menewaskan lebih dari 2.000 orang serta menyebabkan lebih dari satu juta warga kehilangan tempat tinggal.

Juru bicara Israel Shosh Bedrosian menegaskan bahwa dialog dengan pemerintah Lebanon bertujuan melucuti senjata Hizbullah dan mengusir mereka dari Lebanon. 

“Kami tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah, yang terus melakukan serangan tanpa pandang bulu terhadap Israel dan warga sipil kami," tegasnya. 

Kemudian Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu turut menegaskan tuntutan serupa. 

“Kami menginginkan pelucutan senjata Hizbullah, dan kami menginginkan perjanjian perdamaian sejati yang akan berlangsung selama beberapa generasi,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Lebanon Joseph Aoun berharap jalur diplomasi tetap dapat menghasilkan terobosan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya