Berita

Postingan akun X @IraninSA

Dunia

Selat Hormuz Diblokade, Iran Ejek Trump di Medsos

SELASA, 14 APRIL 2026 | 13:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran menanggapi santai langkah blokade yang dilakukan oleh Amerika Serikat. 

Melalui akun @IraninSA milik Kedutaan Besar Iran di Afrika Selatan, Teheran menyindir kebijakan tersebut dengan gaya satir.

Dalam unggahannya, mereka menulis, “And today’s popular music: ‘blockade’ by Trump,” disertai ilustrasi bergaya retro yang menampilkan sosok mirip Donald Trump sebagai musisi elektronik.


Sindiran ini seolah menggambarkan bahwa kebijakan blokade AS kini menjadi “lagu” yang mendominasi panggung geopolitik global.

Respons tersebut muncul di tengah situasi yang sebenarnya sangat serius. Pemerintah AS resmi memulai blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran setelah perundingan kedua negara gagal mencapai kesepakatan.
Trump bahkan mengeluarkan pernyataan keras terkait kebijakan tersebut.

“Peringatan: Jika ada kapal-kapal ini yang mendekati blokade kami, mereka akan segera dihilangkan," ujarnya.

Trump juga mengklaim bahwa sebagian besar kekuatan laut Iran telah dihancurkan, menunjukkan eskalasi konflik yang semakin tajam.

Di sisi lain, lembaga pemantau pelayaran UK Maritime Trade Operations (UKMTO) menyebut bahwa blokade ini berlaku luas. Tidak hanya kapal Iran, tetapi juga kapal dari negara lain yang memiliki hubungan dengan pelabuhan Iran berpotensi terdampak. Pembatasan ini mencakup hampir seluruh garis pantai Iran, termasuk pelabuhan dan fasilitas energi.

Iran pun mengecam keras langkah tersebut. Pemerintah di Iran menyebut blokade itu sebagai tindakan ilegal dan bahkan menyamakannya dengan “pembajakan” di laut internasional.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyampaikan kritik tajam yang menyoroti dampak global dari kebijakan tersebut.

“Apakah ‘perang pilihan’ ilegal bisa dimenangkan dengan ‘balas dendam pilihan’ terhadap ekonomi global?” ujarnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya