Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Dolar AS Melemah 6 Hari Beruntun, Tertekan Konflik Timur Tengah

SELASA, 14 APRIL 2026 | 07:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nilai tukar Dolar AS di pasar uang New York melemah pada perdagangan Senin 13 April 2026 waktu setempat, mencatatkan tren penurunan harian keenam berturut-turut. 

Indeks Dolar (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, terkoreksi 0,18 persen ke level 98,54.

Pelemahan ini menjadi tren negatif terpanjang sepanjang tahun, dipicu oleh gagalnya perundingan damai AS-Iran dan blokade pelabuhan di Timur Tengah. Meskipun biasanya dolar menguat sebagai aset safe-haven saat tensi geopolitik naik, kali ini pasar lebih bereaksi terhadap fluktuasi harga energi yang memengaruhi profil risiko mata uang dunia.


Euro menguat 0,15 persen ke posisi 1,1737 Dolar AS. Sedangkan Dolar Australia menguat 0,44 persen dan Selandia Baru bertambah 0,53 persen terhadap Dolar AS. 

Pengecualian di Asia, Dolar AS justru menguat 0,28 persen terhadap Yen ke level 159,74 seiring kenaikan imbal hasil obligasi Jepang.

Analis Goldman Sachs, Teresa Alves, menyebutkan bahwa pergerakan pasar saat ini lebih didorong oleh perubahan daya tawar (terms of trade) akibat lonjakan harga minyak global, bukan sekadar pelarian modal ke aset aman. 

Meski harga minyak meroket 40 persen sejak Februari, investor terpantau masih bersikap hati-hati dan belum bereaksi agresif terhadap risiko eskalasi militer terbaru.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya