Berita

Menteri Perdagangan, Budi Santoso. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Mendag Budi Santoso:

RI Dapat Alternatif Plastik dari AS, India dan Afrika

SENIN, 13 APRIL 2026 | 17:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah telah menjajaki sumber baru bahan baku plastik untuk meredam kenaikan harga akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengatakan, Indonesia kini menjajaki impor dari sejumlah negara alternatif, yakni India, Amerika Serikat, serta kawasan Afrika.

Menurutnya, proses impor dari ketiga sumber tersebut saat ini sudah berjalan dan tinggal menunggu realisasi kedatangan barang.


"Jadi sekarang masih proses dengan stok yang ada," ujar Budi kepada wartawan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin 13 April 2026.

Budi berharap pasokan baru tersebut bisa segera tiba agar suplai dalam negeri aman dan harga plastik kembali stabil.

"Mudah-mudahan ya, mudah-mudahan," kata Budi.

Lebih lanjut, Budi menegaskan, pemerintah tidak berhenti pada tiga negara tersebut. Upaya pencarian pemasok lain terus dilakukan demi menjaga ketahanan pasokan bahan baku plastik nasional.

"Kita terus mencari negara lain yang bisa mensuplai bahan baku biji plastik," pungkas Budi.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya