Berita

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan ajudannya, Dwi Yoga Ambal (Foto: Humas KPK)

Politik

Ini Kronologi dan Identitas yang Terjaring OTT KPK di Tulungagung

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 08:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Tulungagung mengamankan belasan orang dan sejumlah barang bukti.

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, operasi ini berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti.

"Setelah mendapat informasi awal dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Tulungagung, tim KPK selanjutnya melakukan pengumpulan bahan tambahan," kata Asep kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu malam, 11 April 2026.


Pada Jumat, 10 April 2026, KPK mendapatkan informasi akan adanya penyerahan uang tunai untuk kepentingan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Penyerahan dilakukan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui stafnya Bupati Tulungagung melalui perantara Dwi Yoga Ambal selaku ajudan Bupati.

"Uang tunai tersebut diduga merupakan alokasi 'jatah' dari permintaan GSW kepada salah satu OPD yang ada di Kabupaten Tulungagung. Tim KPK kemudian mengamankan total 18 orang di wilayah Kabupaten Tulungagung," terang Asep.

Pemeriksaan awal dilakukan terhadap bupati di Polres Sidoarjo, sementara 17 pihak lainnya diperiksa di Polres Tulungagung. 

Selanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan awal, tim KPK kemudian membawa 13 orang di antaranya ke Jakarta pada Sabtu 11 April 2026, untuk dilakukan pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Mereka yang dibawa ke Jakarta, yakni Gatut Sunu Wibowo selaku Bupati Tulungagung periode 2025-2030, Dwi Yoga Ambal selaku ajudan Bupati, Erwin Novianto selaku Kepala Dinas PUPR Pemkab Tulungagung.

Selanjutnya, Hartono selaku Kepala BPKAD Pemkab Tulungagung, Yulius Rama Isworo selaku Kabag Umum Setda Pemkab Tulungagung, Suyanto selaku Kepala Dinas Pertanian Pemkab Tulungagung.

Kemudian, Aris Wahyudiono selaku Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Tulungagung, Agus Prijanto selaku Kepala Bakengbangpol Pemkab Tulungagung, Muhamad Ardian Candra selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika selaku Kepala Dinas Sosial Pemkab Tulungagung.

Lalu, Oki selaku staf Yulius, Jatmiko selaku adik kandung bupati, dan Sugeng selalu ajudan bupati.

"Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk dokumen, Barang Bukti Elektronik (BBE), beberapa pasang sepatu merek Louis Vuitton, serta uang tunai senilai Rp335,4 juta yang merupakan bagian dari uang senilai Rp2,7 miliar yang diduga telah diterima GSW dari permintaan sebesar Rp5 miliar," pungkas Asep.

Dari hasil pemeriksaan, KPK kemudian menetapkan dua tersangka, yakni Bupati Gatut Sunu Wibowo dan ajudannya, Dwi Yoga Ambal (YOG).


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya