Berita

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati. (Foto: ANTARA)

Politik

Peran Bakom Jangan Kalah Menonjol dari Seskab dan Mensesneg

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 08:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pola komunikasi Istana mulai menunjukkan respons yang lebih cepat terhadap isu-isu aktual. Ada perbaikan yang cukup terasa dalam cara pemerintah merespons dinamika publik.

“Saya pikir komunikasi Istana memang sudah responsif dengan isu-isu aktual,” ujar Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati, Minggu, 12 April 2026.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa responsivitas saja belum cukup jika tidak dibarengi dengan tata kelola komunikasi yang lebih terstruktur. 


Dalam hal ini, Wasisto menyoroti pentingnya peran Badan Komunikasi (Bakom) untuk tampil sebagai garda terdepan dalam menyampaikan pesan pemerintah kepada publik.

“Ada baiknya pula peran Bakom ini lebih aktif dan terdepan dalam menyampaikan pandangan pemerintah ke publik, karena Bakom ini yang mempunyai tugas utama sebagai lembaga komunikasi, tujuannya supaya pesan yang disampaikan sesuai dengan tugas utama institusi itu,” tegasnya.

Ia menilai, selama ini peran komunikasi publik masih banyak diisi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Padahal, keduanya memiliki beban utama pada urusan administrasi pemerintahan yang menyita perhatian.

Karena itu, Wasisto mendorong agar Bakom tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi benar-benar mengambil peran strategis dalam mengelola komunikasi pemerintah, terutama saat pejabat inti disibukkan oleh tugas administratif.

“Tentunya peran Seskab dan Mensesneg lebih banyak di urusan administrasi negara yang itu sudah menyita banyak perhatian, meski begitu Bakom itu perlu dimunculkan juga supaya lembaga ini terlihat perannya di ruang publik,” pungkasnya.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya