Berita

Peluncuran video klip "Jangan Paksa Rindu" oleh Ifan Seventeen di Jakarta, Jumat, 10 April 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Hiburan

Ifan Seventeen Rilis Video Klip Berkonsep Short Movie Sinematik

SABTU, 11 APRIL 2026 | 01:59 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Video klip lagu “Jangan Paksa Rindu” tidak dibuat secara konvensional, melainkan dikemas dengan konsep sinematik layaknya film pendek (short movie). 

Pendekatan ini dipilih sebagai bagian dari pengembangan karya, dari sekadar lagu menjadi cerita visual yang lebih kuat.

Penyanyi Ifan Seventeen mengatakan, konsep tersebut menjadi pengalaman baru sepanjang kariernya di industri musik. 


Ia menyebut belum pernah mendapatkan perlakuan produksi video klip dengan pendekatan seperti ini sebelumnya.

“Belum pernah saya dibuatkan treatment, video klip sampai pakai gala premiere. Belum lagi dibuat dengan konsep short movie,” ujar Ifan dalam acara peluncuran di Jakarta, Jumat, 10 April 2026.

Menurut dia, konsep tersebut merupakan bagian dari rencana besar pengembangan karya yang telah disiapkan sejak awal. Lagu “Jangan Paksa Rindu” bahkan diproyeksikan untuk berkembang menjadi karya visual yang lebih luas ke depan.

“Ini bagian dari roadmap. Dari awal sudah ada keyakinan kalau lagu ini bisa berkembang, bahkan sampai ke film,” katanya.

Sementara itu, pihak label menjelaskan bahwa keputusan mengangkat video klip menjadi short movie didasari keyakinan terhadap potensi lagu tersebut. Konsep ini dipilih agar karya tidak berhenti sebagai musik semata.

Sutradara video klip Jastis Arimba menambahkan, pendekatan sinematik dipilih karena kekuatan cerita dalam lagu dinilai cukup kuat untuk divisualisasikan secara naratif. 

Ia menyebut proses penggarapan menjadi tantangan tersendiri, terutama karena lagu tersebut sudah lebih dulu populer di publik.

“Lagunya sudah besar duluan, itu jadi tantangan. Tapi justru dari situ kita coba kuatkan lewat visual storytelling,” kata Justis.

Dengan konsep short movie ini, tim produksi berharap video klip dapat memperluas jangkauan lagu sekaligus memperkuat daya tariknya di industri kreatif, khususnya di persilangan antara musik dan film.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya