Berita

Menlu Maroko Nasser Bourita dan Menlu Kenya Musalia Mudavadi (Foto: Kerajaan Maroko)

Dunia

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 16:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Kenya menyatakan dukungannya terhadap inisiatif otonomi Sahara di bawah kedaulatan Maroko.

Sikap tersebut disampaikan dalam sesi pertama Komisi Kerja Sama Gabungan Maroko-Kenya yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, dan Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Kenya, Musalia Mudavadi di Nairobi pada Kamis, 9 April 2026. 

Pada kesempatan itu, Menlu Kenya menyebut otonomi di bawah kedaulatan Maroko sebagai satu-satunya solusi yang kredibel dan realistis untuk menyelesaikan sengketa Sahara.


"Kenya menyambut baik konsensus internasional yang berkembang dan momentum yang didorong oleh Yang Mulia Raja Mohammed VI yang mendukung rencana otonomi yang diajukan oleh Kerajaan Maroko," bunyi pernyataan tersebut. 

Kenta menyambut diadopsinya Resolusi Dewan Keamanan PBB 2797 dan mendukung upaya Sekretaris Jenderal PBB dan utusan pribadinya dalam memfasilitasi negosiasi berbasis rencana otonomi tersebut.

Sementara itu, pemerintah Maroko menyambut positif dukungan Kenya terhadap kerangka kerja PBB sebagai satu-satunya mekanisme untuk mencapai solusi politik yang berkelanjutan atas sengketa Sahara.

Maroko juga mengapresiasi pengakuan Kenya atas kerja sama berkelanjutan Maroko dengan PBB dalam mendorong proses politik sesuai resolusi Dewan Keamanan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya