Berita

Wakil Ketua Komisi XI DPR, Mohamad Hekal. (Foto: Web DPR Fraksi Gerindra)

Politik

Tolak Usulan JK, Legislator Gerindra Ingatkan Risiko Lonjakan Inflasi Jika BBM Naik

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 16:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wakil Ketua Komisi XI DPR, Mohamad Hekal, menyayangkan usulan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang mendorong kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) demi menjaga keberlanjutan APBN.

Menurut Hekal, kebijakan tersebut justru berisiko memicu lonjakan inflasi dan memperberat beban masyarakat.

“Usulan kenaikan harga BBM harus dilihat secara hati-hati. Dampaknya bukan hanya ke APBN, tapi langsung terasa ke masyarakat melalui kenaikan harga barang dan jasa,” ujar Hekal, Jumat, 10 April 2026.


Hekal menjelaskan bahwa BBM merupakan komponen strategis yang sangat memengaruhi biaya distribusi dan produksi.

Ia menilai, kenaikan harga BBM hampir pasti akan diikuti oleh kenaikan berbagai sektor, antara lain harga kebutuhan pokok, biaya transportasi, dan tarif jasa.

“Kalau BBM naik, efek berantainya jelas. Ongkos logistik naik, harga pangan naik, biaya transportasi meningkat. Ini yang harus kita waspadai karena bisa mendorong inflasi lebih tinggi,” jelasnya.

Di tengah tekanan ekonomi global, Hekal menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga untuk melindungi daya beli masyarakat.

Ia menilai langkah pemerintah menahan harga BBM bersubsidi sudah tepat.

“Pemerintah saat ini sudah mengambil langkah yang terukur dengan menahan harga BBM. Ini penting untuk menjaga inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tidak tergerus,” katanya.

Hekal juga mengingatkan bahwa pengalaman sebelumnya menunjukkan kenaikan harga BBM selalu berdampak signifikan terhadap inflasi nasional.

Karena itu, setiap kebijakan harus mempertimbangkan kondisi sosial-ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

“Jangan sampai kebijakan fiskal yang terlihat sehat di atas kertas justru menimbulkan tekanan ekonomi di lapangan. Stabilitas harga dan perlindungan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik, Hekal menilai keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM merupakan bentuk keberpihakan kepada rakyat.

“Di saat situasi global tidak menentu, negara harus hadir menjaga stabilitas. Menahan harga BBM adalah salah satu cara paling konkret untuk mencegah lonjakan inflasi dan melindungi masyarakat,” tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya