Berita

Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK). (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Kader PSI Minta JK Nasihati Said Didu, Roy Suryo dan Dokter Tifa

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 21:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seruan Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) yang meminta Joko Widodo untuk menunjukkan ijazah aslinya guna mengakhiri kegaduhan dikomentari kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama.

Dikutip dalam akun media X pribadinya, Dian Sandi menyebut bahwa JK menghormati Jokowi serta keaslian ijazah.

Lantas Dian Sandi meminta JK untuk menasihati Roy Suryo Dkk agar tidak terus mengganggu Jokowi.


“Pak JK dan Pak Jokowi saling menghormati, makanya beliau sampaikan prcya ijazah tsb ASLI. Drpd meminta menunjukkan barang yg sdh diketahui keasliannya mending beliau panggil Said Didu, Roy Suryo, dr. Tifa dkk nasehati, minta berhenti mengganggu Pak Jokowi. Mereka pasti nurut!” tulis Dian Sandi dikutip pada Kamis malam, 9 April 2026. 

Mantan Wapres JK sebelumnya menegaskan bahwa polemik ijazah palsu Jokowi harus diakhiri karena merugikan masyarakat.

"Sebenarnya sederhana persoalannya, karena saya yakin Pak Jokowi bahwa punya ijazah asli. Ya sebenarnya kita setop lah ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya kan yang asli. Saya yakin itu, itu saja, supaya ini, habis waktu kita," kata JK.

Lanjut dia, polemik sudah berlangsung terlalu lama berjalan dua hingga tiga tahun.

Tentu, polemik ini dikhawatirkan memicu perpecahan, waktu dan juga biaya yang besar.

"Ya sebenernya kasus ini kan sudah 2 tahun, 3 tahun. Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua, puluhan miliar uang habis untuk apakah itu pengacara, apakah itu seperti saya ini, waktu saya hilang, dilibatkan,” ungkapnya. 

“Anda mungkin senang karena tiap malam ada berita kan, tapi kita waktu habis, biaya ongkosnya mahal, dan terjadi perpecahan di masyarakat. Pro kontra kan perpecahan, mati-matian di TV. Itu sifat nasional kita terganggu dengan cara itu," pungkas JK.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya