Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

5 Alat Elektronik Rumah Tangga yang Paling Boros Listrik

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 20:39 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Fluktuasi tarif listrik PLN kerap menjadi momok bagi masyarakat, terutama ketika dihadapkan pada tagihan listrik bengkak di akhir bulan. Di era modern, ketergantungan pada perangkat teknologi di dalam rumah memang tak terelakkan.

Namun, kurangnya literasi mengenai efisiensi energi sering kali berujung pada pemborosan yang masif. Memahami perangkat mana yang menguras daya paling besar adalah langkah krusial untuk menjaga stabilitas finansial rumah tangga sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Berikut adalah lima perangkat yang menjadi penyumbang terbesar beban listrik di rumah Anda, beserta analisis teknisnya.


1. Pendingin Ruangan (Air Conditioner/AC)

Secara fungsional, kompresor AC membutuhkan daya tarikan awal yang sangat tinggi untuk mendinginkan sebuah ruangan.

Berdasarkan riset akademis yang dipublikasikan dalam Jurnal Rekayasa Elektrika mengenai profil beban listrik residensial, AC dikonfirmasi menyumbang sekitar 40% hingga 50% dari total konsumsi energi rumah tangga kelas menengah di kawasan urban tropis seperti Indonesia.

Siklus nyala-mati kompresor konvensional secara kontinu sangat menguras daya dibandingkan jika menggunakan teknologi inverter.

2. Kulkas

Meskipun spesifikasi daya watt kulkas modern cenderung kecil (berkisar antara 100-200 watt), perangkat ini menyala 24 jam penuh tanpa jeda. Studi dari para peneliti di Pusat Studi Energi (PSE) menunjukkan bahwa beban dasar (base load) dari kulkas secara akumulatif menyerap sekitar 20% dari total tagihan bulanan sebuah hunian.

Kinerja kulkas akan menjadi jauh lebih boros jika karet pintu sudah mulai longgar atau diletakkan terlalu dekat dengan sumber panas seperti kompor.

3. Dispenser Air Panas/Dingin

Elemen pemanas dan elemen pendingin pada dispenser menyerap daya listrik ekstrem yang sering diremehkan penggunanya.

Literatur akademis dalam Journal of Energy Efficiency memaparkan bahwa proses konversi energi listrik menjadi energi termal (panas) memerlukan daya konstan antara 300 hingga 500 watt secara terus-menerus setiap kali suhu air di dalam tabung menurun. Hal ini menjadikan dispenser sebagai "vampir energi" tersembunyi di sudut dapur.

4. Pompa Air Listrik

Karakteristik induksi motor pada pompa air membutuhkan inrush current (arus tarikan awal) yang bisa mencapai tiga hingga empat kali lipat dari daya operasional normalnya.

Penelitian teknis terkait efisiensi motor induksi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menegaskan bahwa kebiasaan menyalakan pompa secara berulang-ulang hanya untuk mengisi air dalam volume kecil akan mengakibatkan lonjakan konsumsi kWh yang sangat merugikan.

5. Setrika Pakaian

Layaknya fungsi dispenser, setrika pakaian juga menggunakan elemen pemanas resistif. Riset termodinamika terapan mencatat bahwa setrika membutuhkan lonjakan daya awal yang sangat besar (sekitar 350-400 watt) untuk mencapai suhu pelat yang optimal.

Penggunaan setrika setiap hari dengan durasi singkat dinilai sangat tidak efisien secara energi dibandingkan menyetrika pakaian dalam jumlah banyak sekaligus pada satu waktu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya