Berita

Wakil Ketua Komisi IX, Charles Honoris. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 15:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

DPR akan memanggil Badan Gizi Nasional (BGN) pekan depan untuk meminta penjelasan terkait polemik pengadaan puluhan ribu motor listrik dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Langkah ini diambil setelah muncul perbedaan pernyataan antara Kementerian Keuangan dan BGN terkait pengadaan operasional program tersebut.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris mengatakan pihaknya terkejut dengan munculnya informasi pengadaan tersebut, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. 


Ia menilai penggunaan anggaran seharusnya difokuskan pada tujuan utama program, yakni pemenuhan gizi masyarakat.

Charles menyatakan, DPR akan mendalami dasar dan urgensi pengadaan tersebut.

“Jadi kalau saya bisa katakan secara jujur, pengadaan 20 ribuan motor ini ya sangat tidak proper. Sehingga kami mau menanyakan nanti tujuannya apa, dasarnya pengadaan ini seperti apa,” kata Charles saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 9 April 2026.

Menurutnya, DPR akan meminta penjelasan langsung dari BGN dalam rapat yang dijadwalkan berlangsung Senin, 13 April 2026 mendatang.

Rapat akan dihadiri sejumlah instansi terkait untuk membahas tata kelola program MBG secara menyeluruh.

“Hari Senin, hari Senin besok kami akan mengundang BGN bersama dengan beberapa instansi lain, khusus membahas tata kelola program MBG,” tegas Charles.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui realisasi pengadaan tersebut dan menyebut usulan serupa pernah ditolak pada 2025. 

Sementara, BGN menyatakan pengadaan sudah masuk dalam anggaran tahun lalu dan masih dalam proses administrasi sebelum distribusi.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya