Berita

Suasana rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menaker Yassierli (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Menaker: 102 Ribu Peserta Magang Nasional 2025 Lolos Seleksi

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 11:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tercatat sebanyak 102.696 peserta berhasil lolos seleksi dalam program magang nasional tahun 2025.

Hal itu disampaikan Menteri Tenaga Kerja, Yassierli, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 9 April 2026.

“Jadi tahun 2025 kemarin, total peserta yang lolos seleksi 102 ribu sekian,” ungkap Yassierli.


Ia menjelaskan, jumlah peserta yang lolos seleksi tersebut melebihi kuota awal lantaran adanya peserta yang mengundurkan diri.

“Karena ada beberapa yang kemudian mengundurkan diri karena sudah diterima tempat kerja atau kemudian tidak jadi. Sehingga kita meloloskan lebih dari kuota dan kemudian inilah yang dirinci dalam batch 1, batch 2, batch 3, dan batch 4,” kata Yassierli.

Lebih lanjut, Yassierli merinci jadwal pelaksanaan program magang berdasarkan pembagian batch. Untuk batch 1 dijadwalkan selesai pada 19 April 2025, sementara batch 1A dan 1B akan berakhir pada 23 April 2025. Adapun batch 3 dijadwalkan rampung pada 15 Juni 2026.

Selain pelaksanaan magang, Kementerian Ketenagakerjaan juga menyiapkan program pembekalan soft skill bagi para peserta. 

“Kami sudah merancang bekerjasama dengan asosiasi profesi yang bergerak dalam bidang pengembangan SDM sehingga diusulkan dan disepakati ada 7 modul,” demikian Yassierli.

Sekadar informasi, program Magang Nasional dibuka sejak 7 Oktober 2025 hingga 12 Oktober. 

Program itu dibagi dalam dua fase. Pada fase pertama, perusahaan diberi kesempatan untuk membuka lowongan magang hingga Jumat malam, 10 Oktober 2025.

“Jadi sekarang itu sudah 843 perusahaan yang memposting lowongan magang,” kata Menaker Yassierli kepada wartawan usai rapat dengan Komisi IX DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa 8 Oktober 2025 lalu.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya