Berita

(Foto: Dok. PP KAMMI)

Politik

Lindungi Ekosistem Mangrove

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

RABU, 08 APRIL 2026 | 19:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ratusan kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) bersama organisasi pemuda lainnya, turun langsung melaksanakan Gerakan Edukasi dan Aksi Perlindungan serta Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Hutan Mangrove Pantai Baros, Bantul, Yogyakarta.

Kegiatan itu digelar Pengurus Pusat KAMMI bersama Pengurus Wilayah KAMMI Daerah Istimewa Yogyakarta berkolaborasi dengan Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat, Deputi Tata Lingkungan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Kementerian Lingkungan Hidup.

Ketua Umum PP KAMMI, Ahmad Jundi, menegaskan bahwa gerakan lingkungan harus dimulai dari titik paling rentan, yaitu wilayah pesisir.


“Kerusakan lingkungan tidak bisa diselesaikan dari ruang diskusi saja. Pesisir adalah garis depan yang paling cepat terdampak,” ujar Jundi dalam keterangan tertulis, Rabu 8 April 2026.

Ia menekankan bahwa keberlanjutan antar generasi hanya bisa dicapai melalui intervensi nyata yang konsisten.

“Setiap bibit yang ditanam harus punya rencana pengelolaan. Tidak boleh berhenti di hari ini. Gerakan ini harus berlanjut, terpantau, dan memberi dampak langsung pada perlindungan pesisir,” tuturnya.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP KAMMI, Aulia Furqon, menyampaikan bahwa perbaikan lingkungan hidup harus dimulai dari aksi yang disiplin dan berkelanjutan, bukan kegiatan sesaat.

“Kita tidak sedang mengejar jumlah penanaman. Kita mengejar keberhasilan tumbuh. Itu yang sering hilang,” tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya